Masuk

Salah Gunakan Wewenang, Mantan Kapolres Bandara Soekarno Hatta Diberhentikan Tidak Hormat

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Mantan Kapolres Bandara Soekarno hatta, Kombes Edwin Hatorangan Hariandja diberhentikan secara tidak hormat oleh Polri. Pemecatan ini sendiri dilakukan berdasarkan hasil putusan sidang Komisi Kode Etik Polri.

Kombes Edwin sendiri dipecat karena karena telah melakukan penyalahgunaan wewenang. Ia disebut menerima uang dari Kasat Narkoba Polres Bandara, di mana uang itu berasal dari barang bukti kasus narkoba untuk kepentingan pribadi.

“Berdasarkan hasil sidang KKEP terduga pelanggar terbukti telah melakukan ketidakprofesionalan dan penyalahgunaan wewenang sehingga komisi memutuskan sanksi bersifat etika yaitu perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela, dan sanksi administratif berupa pemberhentian dengan tidak dengan hormat sebagai anggota Polri,” jelas Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya pada Rabu, 31 Agustus 2022, sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Baca Juga: Oknum Brimob Bentak Wartawan Saat Sidang Etik Ferdy Sambo, Irjen Dedi Ungkap Permohonan Maaf!

Saat menjabat sebagai Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Kombes Edwin tidak mengawasi dan mengendalikan terkait penanganan perkara Laporan Polisi yang ditangani oleh Penyidik Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta.

Penyalahgunaan wewenang tersebut pada akhirnya menyebabkan proses penyidikan yang dilakukan pun tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kombes Edwin Hatorangan pun menjalani sidang kode etik bersama dengan 10 anggotanya yang berlangsung pada Selasa, 30 Agustus 2022 di ruang Sidang Divpropam Polri Gedung TNCC lantai 1 Mabes Polri.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ajukan Banding, Mahfud MD Sebut Jika Diterima Usulkan ke Presiden Buat Pemberhentian!

Bersama dengan Kombes Edwin, Komisi sidang KKEP juga memutuskan bahwa mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta AKP Nasrandi dan Kasubnit Satresnarkoba Polres Bandara Soekarno Hatta Iptu Triono A juga diberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat.

Hukuman lain berupa demosi lima tahun diberikan juga diberikan kepada Kanit Satresnarkoba Polres Bandara Soekarno Hatta Iptu Pius Sinaga dan demosi dua tahun kepada 7 personel Bintara yang merupakan anggota Satresnarkoba Polres Bandara Soekarno Hatta.

“Langkah ini sebagai wujud komitmen Kapolri dengan menindak tegas anggota yang bermain-main dengan tindak kejahatan, terutama narkoba dan judi,” jelas Dedi.

Sebelumnya, nama Kombes Edwin Hatorangan sempat melejit pada awal tahun setelah melakukan mediasi terhadap perseteruan antara anggota DPR RI Arteria Dahlan yang cekcok dengan orang yang mengaku sebagai anak jenderal bintang 3 di Bandara Soekarno Hatta.