Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar mengatakan, sampai hari ini, masyarakat yang terpapar asap TPA berjumlah 34 orang yang batuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan 3 orang yang mengalami sesak.
“Tetapi sudah tertangani dengan baik dan kita catat sebagai dampak asap,” kata dia kepada Pewarta, Selasa, 17 September 2019.
Dia mengatakan semua Puskesmas yang berada di area TPA Tamangapa, Antang, Makassar tengah membangun posko untuk menanggulangi penyakit yang ditimbulkan dari asap TPA.
“Asap apa pun kalau sudah maksimal menerima paru-paru pasti membuat sesak. Apalagi kalau memang dipicu dari asap kebakaran, terlebih kalau memang pasien memiliki riwayat asma,” ungkapnya.
Ia menilai asap mampu menjadi pemicu pelbagai penyakit. Ia pun memaparkan jenis asap yang berbahaya bagi kesehatan, antara lain, asap knalpot, dan asap pabrik.
“Penyakit yang bisa ditimbulkan dari masyarakat yang terpapar asap, selain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) juga asma,” kata dia.
Dia mengatakan bila penderita asma terpapar asap maka cepat terkontaminasi. Namun, bila bukan penderita asma lantas menerima terlalu banyak asap juga berpotensi menimbulkan sesak.
Ia pun mengimbau bagi masyarakat yang terkena asma untuk segera ke Puskemas. Ia menegaskan bahwa semua puskesmas telah membangun posko.
Naisyah juga mengatakan bahwa pihaknya tengah membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk membantu masyarakat yang terpapar asap TPA.
“Puskesmas yang telah siaga di daerah Antang, yakni Puskesmas Antang Perumnas, Bangkala, Antang, dan Tamangapa,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
