Terkini, Jeneponto — Suasana halaman Kantor Bupati Jeneponto pada Selasa siang itu begitu berbeda. Ribuan orang dari berbagai penjuru daerah berkumpul dengan penuh suka cita. Hiasan tradisional yang kental dengan nuansa keagamaan memperindah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang kali ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan juga menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Jeneponto.
Di hadapan antusiasme manusia, Bupati Jeneponto Paris Yasir menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan itu diberikan atas rekor “Peringatan Keagamaan Dengan Pembagian Bahan Pangan Terbanyak Kepada Keluarga Tidak Mampu”, yakni sebanyak 15.198 bakul pangan yang berisi kebutuhan pokok.

Rekor ini tercatat resmi dengan nomor 12412/R.MURI/IX/2025 pada 30 September 2025, ditandatangani langsung oleh Ketua Umum MURI, Prof. Dr. (H.C) KP Jaya Suprana.
Bukan Sekadar Rekor, Lebih dari sekadar angka dan piagam penghargaan, rekor ini menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya. Ribuan bakul pangan tersebut tidak sembarang dibagikan, tetapi diprioritaskan bagi masyarakat yang terdaftar dalam data miskin ekstrem dan keluarga kurang mampu yang berisiko stunting.

Warga yang menerima bantuan tampak larut dalam kebahagiaan. Senyum merekah, tangan-tangan menengadah penuh rasa syukur. Bagi mereka, satu bakul berisi kebutuhan pangan bukan hanya sekadar barang, melainkan nafas baru dalam perjuangan sehari-hari.
- Arodian Molis Buka Showroom di Gowa, Tawarkan Motor Listrik Roda Tiga yang Hemat Biaya 4 Kali Lipat
- Ngaku Rumah Digeledah dan Anak Diancam Diseret Kasus PBG Gowa, Saksi Minta Perlindungan Kapolri dan DPR RI
- Temui Gubernur Sulsel, IAS: Golkar Selalu Sejalan dengan Pemerintahan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dukung Sidak Pemkot Makassar, Pastikan LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Resmi
- Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Makassar Munafri Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
“Ini luar biasa, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan semua pihak yang sudah peduli kepada kami,” ujar seorang ibu penerima bantuan dengan mata berkaca-kaca.
Antusiasme yang Menyatukan, Acara Maulid Akbar ini didukung penuh oleh berbagai elemen masyarakat: instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha camat, kepala desa, Kepala Kelurahan hingga hingga insan pers. Semua bergerak bersama-sama memastikan kegiatan berjalan lancar.

Lapangan Kantor Bupati Jeneponto berubah menjadi lautan manusia yang datang bukan hanya untuk merayakan Maulid, tetapi juga merasakan hangatnya kebersamaan. Para tokoh agama, pemuda, hingga anak-anak sekolah tampak hadir dengan wajah ceria.
“Inilah kekuatan kebersamaan. Dengan gotong royong, kita bisa memberikan manfaat nyata untuk masyarakat,” kata Paris Yasir dalam sambutannya.
Kebanggaan dan Rasa Syukur, Bupati Jeneponto, Paris Yasir, tampak tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, penghargaan ini bukan hanya capaian pribadi, tetapi milik seluruh masyarakat Jeneponto.

“Saya sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Penghargaan ini adalah milik kita semua. Terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat, instansi vertikal, OPD, camat, kepala desa, dan lurah dan yang paling saya banggakan insan pers yang telah berkontribusi dalam suksesnya Maulid Akbar Pemkab Jeneponto,” ungkapnya penuh haru.
Momentum Spiritualitas dan Kepedulian, Maulid Nabi Muhammad SAW di Jeneponto tahun ini bukan sekadar peringatan spiritual. Ia menjelma menjadi momentum sosial yang sarat makna: meneladani Rasulullah dengan berbagi, peduli, dan menguatkan solidaritas.

Piagam MURI hanyalah simbol. Yang lebih penting adalah ribuan keluarga yang kini bisa tersenyum lega, setidaknya untuk beberapa hari ke depan, berkat perhatian dan kepedulian bersama.
Dengan rekor ini, Jeneponto tidak hanya dikenal dengan sejarah dan budayanya, tetapi juga dengan semangat kebersamaan yang mampu memecahkan rekor nasional sekaligus menorehkan kenangan manis bagi warganya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
