Lima, semua tujuan beragama (bersyariah) yang tersimpulkan dalam rumusan “Maqashid as-Syariah” menuju kepada menjaga/memelihara kehidupan dan ketenangan hidup manusia. Karenanya menjaga alam (bumi) adalah tujuan Syariah yang penting.
Enam, praktek dan tuntutan hidup Rasulullah SAW mengajarkan pemeliharaan lingkungan.
Salah satunya menjaga ekosistem dengan tidak boros memakai air misalnya, hingga kepada urgensi menanam pohon jika ada kesempatan.
Tidak dibenarkan membunuh hewan-hewan, menebang pohon tanpa urgensi yang jelas, bahkan dalam peperangan sekalipun, menjadi bagian dari ajaran Rasulullah dalam menjaga lingkungan.
Tujuh, cita-cita tertinggi Islam dalam membangun masyarakat adalah terwujudnya “baldatun thoyyibah wa Rabbun Gafuu”.
- Siap-siap, Pesawat Luar Angkasa NASA Akan Lakukan Uji Coba Menabrak Asteroid Akhir Bulan Ini
- Fenomena Langka 5 Planet Sejajar, Apakah Ada Dampaknya untuk Bumi?
- Ajak Masyarakat Matikan Lampu, Anies Baswedan Dipuji Netizen: Siap Pak Presiden!
- Larang Ucap Bumi Pertiwi, Pendakwah Riza Basalamah: Artinya Itu Ada Tuhan Selain Allah
- Pendakwah Abu Haidar: Siapa Tak Percaya Bumi Datar, Dia Kufur
Baldah atau negeri yang elok/indah tentunya bukan hanya secara spiritual (batin). Tapi juga secara lahiriyah. Bersih dan sehat serta memastikan lingkungan yang aman dan nyaman adalah ciri baldah thoyyibah tadi.
Pertemuan para kepala negara/pemerintahan atau Wakil-Wakil mereka tentu menjadi harapan agar masalah bumi yang nyata ini dapat diantisipasi dan tertangani.
Semoga pertemuan itu tidak sekarang “konkow-konkow”!dan NATO tadi. Semua merasa telah melakukan hal penting dengan hadir dan menyampaikan pidato 15 menit. Tapi ujungnya kembali zero.
Sayangnya sebagian melakukan itu dengan sekedar propaganda dan kepentingan tertentu.
Salah satunya adalah propaganda pembuatan dan pemakaian mobil listrik, bahkan dengan memberikan intensif kepada perusahaan-Perusahaan mobil listrik. Tapi di sisi lain lingkungan dirusak dengan tanpa malu-malu melalui pertambangan batubara dan nikel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
