Menang Gugatan Atas Kasus Utang Piutang, Wiranto Peroleh Total Dana Rp34 Miliar

Terkini.id, Jakarta – Mantan Menko Polhukam Wiranto memenangkan gugatan atas kasus utang piutang yang melibatkan dirinya dengan mantan Bendahara Umum Partai Hanura, Bambang Sujagad Susanto.

Atas kemenangannya dalam gugatan itu, Wiranto berhak mendapat utang piutang senilai Rp 23 miliar ditambah bunga sebesar Rp 11 miliar.

Diketahui, kasus utang piutang tersebut berawal saat Wiranto menitipkan uang kepada Bambang pada 2009 silam senilai SGD 2,3 juta.

Baca Juga: Bikin Melongo! Segini Harta Kekayaan Wiranto, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden

Uang itu dititipkan Wiranto kepada Bambang dalam bentuk pecahan SGD 10 ribu pada 2012. Hingga 2014, uang itu kemudian diinvestasikan ke trading batu bara.

Namun, belakangan bisnis trading batu bara lesu. Maka dari itu, Wiranto meminta Bambang mengembalikan uang senilai Rp 23 miliar tersebut.

Baca Juga: Penting! Wiranto Ingatkan Hal Ini Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia

Beberapa lama kemudian, Wiranto dan Bambang putus kerjasama. Kasus mereka itu pun lantas berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini menggugat Bambang Sujagad karena dinilai telah melakukan wanprestasi/ingkar janji/cedera janji lantaran enggan mengembalikan yang yang dititipkan sebesar SGD 2.310.000 atau setara dengan Rp 23 miliar.

Saat persidangan belangsung, Majelis Hakim PN Jakpus mengabulkan permohonan itu dan memenangkan Wiranto.

Baca Juga: Penting! Wiranto Ingatkan Hal Ini Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia

“Mengadili. Dalam pokok perkara. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian. Menyatakan sah dan mempunyai kekuatan hukum mengikat Surat Perjanjian tanggal 24 November 2009 tentang Penitipan dana sebesar SGD 2.310.000 yang ditandatangani oleh Penggugat dan Tergugat,” kata Majelis Hakim, dikutip dari detikcom, Selasa, 14 April 2020.

PN Jakpus memutuskan bahwa Bambang Sujagad melakukan Wanprestasi/Ingkar Janji/Cidera Janji, dengan tidak melaksanakan dan mentaati isi Surat Perjanjian, Tertanggal 24 November 2009, tentang Penitipan dana sebesar SGD 2.310.000.

“Memerintahkan Tergugat untuk mengembalikan sisa dana yang belum dikembalikannya kepada Penggugat dengan perhitungan: jumlah berat emas (hasil pembagian SGD 1.635.000 dengan harga emas pada tanggal 24 November 2009, misalnya seberat ” X gram “), dan selanjutnya berat emas tersebut dikalikan dengan harga emas pada saat uang titipan tersebut dikembalikan Tergugat kepada Penggugat,” ujar PN Jakpus.

Tak hanya itu, majelis hakim juga mewajibkan Bambang membayar bunga pinjaman sebesar Rp 11 miliar lebih kepada Wiranto.

“Menghukum Tergugat untuk membayar bunga atas uang yang dititipkan tersebut sejumlah Rp 11.229.217.725,” ujar Majelis Hakim PN Jakpus.

Jika dijumlahkan, maka total uang yang diperoleh Wiranto atas kasus tersebut yakni sekitar Rp 34 miliar, dengan rincian Rp 23 miliar pengembalian dana pinjaman dan Rp 11 miliar bunga.

Bagikan