Nama Wiranto Kembali Muncul Karena Dinilai Punya Kemiripan Dengan Luhut, Warganet: Sama-sama Berambisi Untuk Berkuasa!

Nama Wiranto Kembali Muncul Karena Dinilai Punya Kemiripan Dengan Luhut, Warganet: Sama-sama Berambisi Untuk Berkuasa!

R
Alhini Zahratana
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Jenderal TNI (Purn.) Dr H. Wiranto, S.H, S.IP, M.M. resmi menginjak usia 75 tahun. Sebagai salah satu tokoh militer dan politikus berpengaruh di Indonesia, kini namanya kembali disebut-sebut memiliki kekuatan politik yang sama dengan Luhut Binsar Panjaitan

Pada 2016, Wiranto menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, menggantikan lelaki yang belakangan seringkali trending.

Warganet menilai Wiranto memiliki kemiripan dengan Luhut dalam hal ambisi kekuasaan.
 
“Ngerasa, Jokowi jadi presiden 8 taun pasti ada aja yang jadi orang yang disorot ngelebihin Pak Jokowi sendiri. Periode 1 Wiranto, Periode 2 Pak Luhut” tulis akun @pattahu.
 
“Kelebihan SBY selama memimpin 10 tahun adalah tidak mengajak Hendro Priyono, Wiranto, Luhut Panjaitan dan Prabowo sebagai menteri. Makanya mereka berambisi tuk berkuasa” tulis akun lain @mhmfikri.

Wiranto, saat menjabat Menkopolhukam pernah mengalami penusukan oleh Abu Rara di Labuan, Banten, pada Kamis siang, 10 Oktober 2019 yang membuatnya harus menjalani operasi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Abu Rara melancarkan penusukan itu di Pandeglang, Banten. Saat itu Abu Rara pura-pura menyalami Wiranto Setelah mendekat, Abu Rara mengeluarkan senjata tajam dan menusuk perut Wiranto yang baru saja turun dari mobil di Alun-alun Menes, Pandeglang Banten.

Abu Rara tak sendiri. Ia ditemani sang istri, Fitria Diana yang divonis 12 tahun di kasus yang sama.

Baca Juga

Disebabkan hal ini, Abu Rara didakwa merencanakan pemufakatan jahat, persiapan, percobaan atau perbantuan untuk melakukan tindakan terorisme dengan melakukan penusukan pada Wiranto pada 10 Oktober 2019.

Dalam dakwaan, jaksa menjelaskan, Abu Rara sempat khawatir dan merasa dirinya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), setelah polisi menangkap anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi, Abu Zee pada September 2019.

Abu Rara awalnya mengira anggota Densus 88 menaiki helikopter untuk menangkap dirinya karena dia sudah berbaiat pada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Saat itu, Wiranto ditikam pada bagian perut di dekat pintu gerbang Lapangan Alun-alun Menes, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.