Terkini.id, Jakarta – Siang ini Surpres calon Panglima TNI telah resmi diterbitkan. Lantas, siapa sosok yang menjadi pilihan Presiden Joko Widodo yang berhak duduk di kursi pucuk pimpinan TNI ?
Diketahui, Presiden Joko Widodo akan mengirimkankan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI soal calon nama Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto
Surat tersebut akan diantar Menteri Sekretaris Negara Pratikno ke DPR pada pukul 11.00 WIB hari ini.
Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar pun membenarkan kabar soal surat presiden tersebut. Indra mengatakan, surat akan diterima langsung Ketua DPR RI Puan Maharani.
“Siang ini diantar, dan akan diterima Ibu Ketua DPR,” katanya mengutip Berita Politik RMOL, Rabu 3 November 2021.
- Lodewijk Freidrich Paulus Beberkan Andika Perkasa Akan Atasi Masalah Papua Tanpa Perang
- Sebagai Calon Panglima TNI, Andika Minta Masyarakat Tidak Berharap Terlalu Tinggi Kepada TNI
- Koalisi Sipil Nilai KPK Perlu Lakukan Audit Terhadap Harta Kekayaan Andika
- KSAD Andika Laporkan Harta dan Kekayaannya Sebesar Rp179 M ke KPK
- Sah! Komisi I DPR Setujui Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI
Menyoal surpres calon Panglima TNI, santer disebutkan nama calon Panglima TNI yakni antara KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono.
Tak hanya itu, juga dikabarkan ada tarik menarik kepentingan di balik alotnya keputusan calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi.
Melansir dari Detik.com, pilihan Istana sebenarnya sudah condong ke satu nama, yaitu KSAL Laksamana Yudo Margono. Hanya saja masih ada pihak-pihak yang ingin KSAD Jenderal Andika menjadi panglima.
Selain itu, beberapa pejabat tinggi dikabarkan turut bersuara soal calon panglima. Seorang perwira tinggi yang punya pengaruh besar di kalangan internal TNI kabarnya mendukung Yudo.
Sementara itu, seorang menteri senior juga disebut lebih senang Yudo menjadi panglima ketimbang Andika.
Kendati demikian, pihak-pihak pendukung Andika tak tinggal diam. Sejumlah tokoh yang dekat Istana bergerak agar Jokowi menjatuhkan pilihan ke Andika.
Adanya tarik-menarik kepentingan ini membuat alot keputusan soal Panglima TNI. Saat ini surpres calon Panglima TNI sudah sampai, kira-kira siapa menggantikan Marsekal Hadi yang kian dekat dengan masa pensiun, yaitu 8 November nanti?
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
