Mengaku Bukan Mualaf, Yahya Waloni: Islam yang Masuk ke Saya

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah, Ustaz Yahya Waloni mengaku bahwa dirinya bukanlah orang yang pindah agama dari Kristen menjadi Islam atau dikenal dengan istilah mualaf.

Hal itu diungkapkan Yahya Waloni lewat video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Mihrab Seni, seperti dilihat pada Selasa 13 April 2021.

Dalam video berjudul ‘Ustadz Yahya Waloni Terbaru 2021, Kristen Pasti Tidak Tahu Siapa Ibunya Yesus’ tersebut, awalnya Yahya menyinggung soal orang Islam yang menjadi murtad lantaran pindah ke agama Kristen.

Baca Juga: Pendakwah Yahya Waloni: Gegara Corona, Arab Jadi Pengecut dan Raja...

Menurutnya, orang-orang yang keluar dari agama Islam dilatarbelakangi oleh indomie dan beras satu liter.

“Memangnya orang yang masuk Islam itu orang yang bodoh? Beda men. Yang keluar dari Islam yang murtad itu dua persoalan, kalau bukan (karena) indomie satu bungkus, beras satu liter,” ujar Yahya Waloni.

Baca Juga: Pernah Diracun, Yahya Waloni: Untung Islam Gak Jadi Saya Pukul

Ia pun lantas menegaskan bahwa dirinya dan keluarganya bukanlah mualaf. Menurutnya, mualaf itu dalam kamus bahasa Arab adalah orang yang dibujuk hatinya untuk masuk Islam.

“Saya dan keluarga ini bukan mualaf. Mualaf itu dalam kamus bahasa Arab itu orang yang dibujuk hatinya,” ungkap Ustaz Yahya.

Menurut Yahya Waloni, dia dan keluarganya bukan pindah agama dari Kristen masuk Islam melainkan Islam yang masuk ke diri mereka.

Baca Juga: Kembali Tantang Yahya Waloni, Esra Soru: Kalau Kamu Bukan Pengecut...

“Saya dan keluarga bukan pindah agama, bukan dari Kristen masuk Islam. Islam yang masuk ke kami,” tegasnya.

Oleh karena itu, Ustaz Yahya Waloni menilai bahwa ia beserta istri dan anaknya tidak cocok disebut mualaf.

“Jadi kami tidak cocok (disebut mualaf). Posisi mualaf itu ada pada Al-Buqarah. Kami di An-Nur,” ujarnya.

Bagikan