Terkini.id, Jakarta – Mengejutkan, Menkop Teten Masduki bilang ada pinjol ilegal berkedok koperasi simpan pinjam. Di era digitalisasi yang memudahkan segalanya ini, transaksi keuangan pun turut dimudahkan.
Pasalnya, cukup mengakses beberapa persyaratan di perangkat gadget maka biasanya nasabah yang ingin kredit duit sudah bisa memperoleh pinjamannya tersebut.
Kendati demikian, polemik terkait pinjaman online alias pinjol masih menjadi kendala yang menghantui nasabah saat ini.
Bahkan, secar mengejutkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebut kini pinjol ilegal telah masuk ke ranah koperasi. Menurut Teten, saat ini marak pinjol ilegal yang berkedok Koperasi Simpan Pinjam (KSP).
Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini mengungkapkan ciri-ciri pinjol KSP ilegal pertama dengan membuat aplikasi atau situs yang bisa mudah dijangkau masyarakat.
Dalam situs atau aplikasi tersebut, oknum pinjol ilegal berkedok KSP mencantumkan logo Kementerian Koperasi dan UKM, jadinya seolah-olah pinjol itu resmi.
“Kedua, mencatut nama dan logo koperasi yang memiliki izin dan dari Kemenkop UKM,” beber Teten dalam High Level Meeting Pemberantasan Pinjaman Online, Jumat 20 Agustus 2021.
Selain itu, ia mengungkapkan oknum pinjol berkedok KSP ini juga memudahkan masyarakat yang bukan sebagai anggota boleh meminjam dana secara cepat.
“Padahal koperasi (hanya) kepada anggota. Kemudian, meminta data dan kontak HP agar dapat diakses pada saat instalasi aplikasi,” imbuh Teten, seperti dilansir dari Suara.com, afiliasi jaringan Terkini.id, Sabtu 21 Agustus 2021.
Dalam hal ini, sebutnya, Kementerian Koperasi dan UKM juga telah bekerja sama Satgas Waspada Investasi, guna menghentikan aktivitas bisnis pinjaman online ilegal yang mengatasnamakan atau berkedok KSP.
Kementerian Koperasi juga telah melakukan beberapa program edukasi kepada gerakan koperasi ataupun masyarakat luas untuk mengantisipasi pinjol ilegal mengatasnamakan dan berkedok koperasi, seperti penguatan fungsi pembinaan koperasi, penguatan fungsi pengawasan koperasi, dan peningkatan literasi KSP.
Hal ini bertujuan agar masyarakat tahu nilai-nilai yang dimiliki koperasi.
“Pinjaman online ilegal sudah semakin marak terjadi dan mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat, utamanya di tengah situasi pandemi Covid-19,” tegas Teten.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
