Terkini.id, Makassar – Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa dirinya memastikan tertular Covid-19 saat berada di Makassar.
Pernyataan mengejutkan itu disampaikan Budi Karya dan menepis dugaan bahwa dirinya tertular saat berada melakukan penjemputan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
“Saya pastikan kenanya (covid-19) itu di Makassar. Banyak kegiatan waktu itu. Kami bertujuh (rombongan) kena setelah trip dari Makassar. Saya yang paling tua,” kata Budi Karya dalam tayangan wawancara di Kompas TV.
Untuk diketahui, sebelum positif covid-19, Budi Karya pada 28-29 Februari lalu melakukan kunjungan kerja ke Sulsel. Dia meninjau progres pembangunan Bandara Buntu Kunik di Toraja, Bandara Lagaligo di Bua, Kabupaten Luwu, hingga progres pembangunan rel kereta api Makassar-Parepare.
Dalam wawancara lewat TV swasta. Budi menyebutkan, seluruh staf yang ikut dalam kunjungan kerjanya di Makassar ikut tertular Covid-19.
- Siang Terik, Malam Remang, Jejak Pengabdian Satgas TMMD Ke-128 yang Tak Pernah Padam
- Investor Asal Jerman Siap Bangun PLTB 100 MW di Sidrap, Bupati: Ini Peluang Besar
- Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel Siap Kawal Sengketa Lahan Warga Pinrang ke DPR RI
- Percepat Penurunan Stunting, Wakil Bupati Sidrap dan TP PKK Intensifkan PMT Berbasis Pangan Lokal
- Briton English Education Jadi Sponsor Utama Inersia Royal Championship 2026 di Makassar
“Setelah itu saya ke Wakatobi, Natuna dan terkahir itu ada rombongan dari Jepang datangnya pukul 1 Malam. Besoknya saya masih berkegiatan bertemu Menteri Transportasi Belanda di Priok. Setelah itu kesehatan saya menurun,” katanya.
Karena sakit, dia pun ke Rumah Sakit bersama istri. “Awalnya dokter menyampaikan hasil lab, sayaa tifes bukan covid bukan mers. Saya kemudian tenang,” terangnya kepada Rossiana Silalahi, Pemred Kompas TV yang melakukan wawancara.
Namun, setelah pukul 22.00 malam, dia masuk ke sebuah ruangan di rumah sakit untuk rebahan. “Karena keputusannya ingin ada percepatan saya mesti dilokalisir. Setelah di ruangan itu, tidur, kemudian saya tidak sadar sampai 14 hari,” katanya.
Budi karya sendiri sudah dipastikan sembuh dari Covid-19. Pada 5 Mei ini, Budi yang sebelumnya dirawat di RSPAD Jakarta, sudah mulai menjalankan aktivitasnya kembali.
Budi Karya juga sempat berbagi cerita kepada awak media soal keadaannya saat jatuh sakit. Dia menyebut Luhut sebagai penyelamat.
Dia bercerita sebelum dirinya tak sadarkan diri di rumah sakit karena Corona, Luhut adalah orang pertama yang memintanya cek kesehatan di rumah sakit.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
