Terkini.id, Jakarta – Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Mensos Risma belum lama ini bagi-bagi telur untuk warga DKI Jakarta.
Masing-masing warga diberi dua jatah telur rebus yang disebut untuk menambah asupan protein di tengah pandemi Covid-19.
Telur rebus itu setidaknya dibagikan kepada 5.500-an orang yang dilakukan di tenda Tagana yang berada di halaman belakang kantor Kementerian Sosial di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Sabtu kemarin, 26 Juni 2021.
Nah, menanggapi hal tersebut, Komunikolog Politik Nasional, yakni Tamil Selvan atau yang kerap disapa Kang Tamil memberikan sindiran menohok.
Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan oleh mantan Wali Kota Surabaya itu merupakan sebuah prestasi yang luar biasa.
- Mensos Risma Ajak Delegasi AHLF Tinjau Inovasi Penyandang Disabilitas di Sentra Wirajaya Makassar
- 100 Penari Disabilitas Pukau Delegasi ASEAN High Level Forum 2023 di Makassar, Ada Tari Pakarena dan Angngaru
- Belasan Negara Perwakilan ASEAN, Pengamat dan Negara Lain Hadiri AHLF 2023 di Makassar
- Terima Dana Bansos, Mensos Risma Minta ASN, TNI dan Polri Kembalikan Uang Negara
- Jokowi Disebut Salurkan BLT Minyak Goreng Salah Sasaran, Petani Kecil Sawit Teriak Menjerit TBS Anjlok
Saking luar biasanya, menurut Kang Tamil, aksi bagi-bagi telur itu sudah bisa membuat Mensos Risma nyapres di 2024 mendatang.
Bahkan Kang Tamil juga mengatakan bahwa masyarakat DKI beruntung ada Mensos Risma karena jikalau tidak, maka mereka pasti tidak akan tahu bagaimana rasa telur rebus.
“Prestasi luar biasa dari Menteri @KemensosRI,” tulis Kang Tamil, dikutip terkini.id pada Minggu, 27 Juni 2021, via Twitter.
“Untung ada Bu Risma ini, kalau ngak, mana tahu warga DKI rasa telur rebus 2 butir itu kayak apa,” sambungnya.
“Bravo, prestasi bisa bikin nyapres ini.”
Dilansir terkini.id dari Rmol, Kang Tamil ketika dikonfirmasi mengaku sedih dengan pola pejabat publik yang hanya mengedepankan pencitraan semu daripada kualitas kerja.
Kang Tamil menilai tidak ada barometer jelas terkait kinerja Risma sejak diangkat menjadi Menteri Sosial.
“Kalau mau pencitraan, yang berbobot dong. Ini ngasih telur rebus sekali, lalu klaimnya untuk memenuhi asupan protein warga DKI,” ujarnya.
“Dia kira kita (warga DKI) ini badut semua. Janganlah warga yang kurang mampu dipermainkan hanya untuk syahwat politik pribadi,” tegas Kang Tamil.
Diketahui, Kemensos mendapat pasokan telur sebanyak 110 ikat atau setara 1.650 kg (1,65 ton) pada 21 Juni 2021 lalu, kemudian ada tambahan lagi sebanyak 1.000 kg setelahnya.
Sebanyak 3.169 orang menerima telur melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial di DKI Jakarta dan 1.200 orang melalui RT/RW di sekitar Kantor Kemensos.
Adapun untuk keperluan memasak, diketahui bahwa ada relawan Tagana sebanyak 30 orang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
