Menteri ESDM Beri Sinyal Harga Pertalite Bakal Naik, Warganet: Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga, Penguasa Naikkan Harga

Menteri ESDM Beri Sinyal Harga Pertalite Bakal Naik, Warganet: Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga, Penguasa Naikkan Harga

R
Muhammad Ifan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberikan sinyal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite akan mengalami kenaikan di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia.

Dalam pernyataannya, Arifin Tasrif juga memberikan sinyal bahwa harga BBM nonsubsidi akan disesuaikan dengan tingkat keekonomian.

Dengan demikian, jika harga minyak mentah dunia naik maka otomatis harga BBM nonsubsidi dan Pertalite juga ikut meningkat.

“Serta penyesuaian harga BBM non subsidi sesuai keekonomian yang pasarnya untuk kalangan menengah ke atas, penyesuaian harga Pertalite, minyak solar, dan mempercepat bahan bakar pengganti,” ungkap Arifin Tasrif dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI dilansir dari CNN Indonesia.

Berita terkait Menteri ESDM yang memberi sinyal jika harga Pertalite akan naik direspon oleh banyak warganet di media sosial, salah satunya datang dari pengguna Twitter bernama @Johntra25589367.

Baca Juga

Dalam cuitannya, akun Twitter @Johntra25589367 menghubungkan keinginan penguasa untuk menaikkan harga Pertalite dengan tuntutan mahasiswa yang ingin menurunkan harga.

Mahasiswa tuntut turunkan harga, penguasa siap2 naikkan harga. Koplak!” Tulis pengguna Twitter bernama @Johntra25589367

Menteri ESDM Beri Sinyal Harga Pertalite Bakal Naik, Warganet: Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga, Penguasa Naikkan Harga
Cuitan Netizen @Johntra25589367

Pengguna Twitter lain bernama @ricobertuss turut memberikan komentarnya, menurutnya walaupun demonstrasi telah dilakukan, tetapi harga Pertalite tetap saja naik.

“Habis di demo bukannya turun malah naik” Tulis akun Twitter @ricobertuss.

Dilansir dari CNN Indonesia, Arifin Tasrif menjelaskan jika perang Rusia dengan Ukraina menjadi penyebab utama harga minyak mentah dunia naik. Hal itu mempengaruhi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP).  

Tercatat, rata-rata ICP sebesar US$98,4 per barel pada Maret 2022. Angka itu jauh di atas target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang hanya US$63 per barel.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.