Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi meminta Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan untuk tidak mengancam rakyat.
Nicho Silalahi mengatakan itu sebagai respons terhadap pernyataan Luhut yang mengatakan bahwa jika ia terbukti tak mengambil keuntungan dari bisnis PCR, maka ia akan menumbuk orang yang menudingnya.
“Saranku padamu Luhut ‘Jangan Suka Ancam Rakyat, Apa Lagi Nakuti Rakyat Dengan Mau Numbuk’,” katanya melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis, 11 November 2021.
“Lo pikir rakyat daun ubi yang sesukamu bisa kau tumbuk, entar malah kau pula yang ditumbuk rakyat,” sambungnya.
Sebelumnya, dalam wawancaranya bersama Deddy Corbuzier, Luhut Binsar Pandjaitan kembali membantah tudingan bahwa ia meraup untung dari bisnis tes PCR.
- Luhut Nilai Prabowo Subianto Sebagai Sosok Pintar
- Luhut Sebut Sudah Tahu Gembong Ekspor Nikel ke China
- Luhut Yakin Indonesia Bisa Jadi Negara Berpendapatan Tinggi, Kapan?
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Rocky Gerung Singgung Pemberontakan G30S PKI usai Luhut Bantah Indonesia Dikuasai China
Kali ini, Luhut bahkan mengaku siap diaudit untuk membuktikan bahwa ia tak mengambil keuntungan dari PT Genomik Solidaritas Indonesia (PT GSI) yang berbisnis tes PCR.
“Bisa diaudit, tapi kalau diaudit, janjian dulu ya. Kalau ternyata gua gak ambil (untung), gue tumbuk loe yah,” katanya sambil tertawa.
Seperti diketahui, Luhut memang sempat disebut-sebut meraup untung besar dari bisnis tes PCR melalui PT GSI.
Koordinator PPKM Darurat wilayah Jawa-Bali ini pun dikritik banyak pihak sebab dinilai telah memanfaatkan posisinya di pemerintahan untuk meraih keuntungan bisnis.
Akan tetapi, Luhut Binsar Pandjaitan sendiri telah menegaskan beberapa kali bahwa ia tak mengambil keuntungan pribadi dalam bisnis tes PCR tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
