Ia berharap, OPD merespons itu dengan cepat setelah menyurati dengan Surat Edaran (SE).
“Kami di ULP hanya menerima bahan. Meski ada upaya percepatan sudah dilakukan,” harapnya.
Pengamat Pemerintahan dan Kebijakan Publik Unibos Ali Anas menilai seyogyanya pemerintah kota mempercepat realisasi anggaran. Ia menilai realisasi proyek sudah terlambat sekali.
“Seharusnya Januari sudah berjalan program yang dicanangkan,” ujar lulusan Administrasi Publik S2 Unhas ini.
“Ini sudah masuk bulan ketiga, jadi akan menghambat pencapaian realisasi,” jelas Ali.
- Kunjungi Korban Kebakaran Mangasa, Wali Kota Makassar Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi
- Pemkot Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pemkot Makassar Hadirkan Pete-pete Laut Gratis untuk Pelajar, Nakes, dan Warga Kepulauan
Meski memahami jika masih pandemi. Tetapi, ia tegaskan, harus digarisbawahi bahwa ada pelayanan yang sifatnya urgent. Ia mengatakan hal itu tidak boleh dibiarkan terlambat.
Apalagi, kewenangan secara administratif murni merupakan kebijakan internal sehingga tidak logis kalau sampai saat ini belum ada tender proyek.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
