Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi nampaknya telah muak dengan peraturan Pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi menangai pandemi Covid-19.
Dalam cuitannya, ia bahkan sampai menyuarakan agar rakyat mulai membangkang dengan peraturan Pemerintahan Jokowi yang ia nilai menipu.
“Sudah Saatnya Rakyat Membangkang,” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu, 10 November 2021.
Bersama pernyataannya, Nicho Silalahi melampirkan video orasinya di depan para pengunjuk rasa.
Orasinya itu berisi kritikan keras terhadap Pemerintahan Jokowi terkait pandemi Covid-19, utamanya mengenai tes PCR.
- Bawaslu dan MK Disebut tidak Bisa Selesaikan Dugaan Kecurangan Pemilu, Aktivis ini Ajak Makzulkan Jokowi
- Kekayaan Nicke Widyawati jadi Sorotan, Nicho Silalahi: Yang Dilaporkan Aja Segini!
- Nicho Silalahi Ke Erick Thohir: Kalau Udah Tahu Bodoh Ya Mundur!
- Nicho Silalahi Kritik Keras Pengesahan RKUHP: Selamat Datang Orba Bertopengkan Merakyat
- Puan Maharani Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Nicho Silalahi: Buat Apa Kalian Undang!
“Rakyat dilarang berkerumun, rakyat dilarang bepergian. Bepergian harus apa? Harus wajib PCR. Apa itu PCR? Perampok cuan rakyat!” serunya dengan nada tinggi.
Sebagai bentuk perlawanan, Nicho Silalahi bahkan menyerukan peserta aksi untuk membuang masker dan membakarnya.
“Buang ini masker dan segera bakar! Kita lawan Covition. Kita lawan akal-akalan mereka. Kita lawan ini kawan-kawan,” serunya sambil membuang maskernya.
Menanggapi seruan Nicho SIlalahi, nampak beberapa peserta aksi mengumpulkan dan membakar masker mereka.

“Jangan mau lagi kita ditipu-tipu. Oleh siapa? Oleh Pemerintahan. Pemerintahan siapa? Pemerintahan Joko Widodo,” kata Nicho Silalahi.
“Penipuan-penipuan yang mereka lakukan harus kita lawan, kawan-kawan. Harus kita lawan!! Jangan lagi kita biarkan rakyat Indonesia ditipu-tipu!” serunya.
Lebih lanjut, Nicho Silalahi juga menyinggung nama Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
“Luhut itu menteri, dia buat aturan. Dia buat aturan untuk apa? Untuk merampok cuan rakyat. Kita disuruh PCR ke sana ke sini, kita harus PCR. Sementara, yang ekspor PCR siapa? Perusahaannya! Terus kita diwajibkan PCR. Ini kan kegilaan-kegialaan berpikir, teman-teman,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Luhut Binsar Pandjaitan memang berafiliasi dengan salah satu perusahaan bernama PT GSI yang memproduksi tes PCR.
Namun, Luhut sendiri mengaku bahwa ia tidak mengambil keuntungan pribadi dari bisnis perusahaan tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
