Terkini, Makassar – Museum Kepresidenan RI Balai Kirti menggelar program Museum Keliling di Benteng Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan, dalam rangka memperluas akses publik terhadap sejarah kepemimpinan nasional.
Mengusung tema Pakkamase, acara ini menghadirkan sisi humanis dari para pemimpin bangsa melalui berbagai kegiatan menarik, seperti pameran, wicara publik, lokakarya, susur kota, tur museum, pemutaran film, serta pertunjukan seni dan budaya. Acara ini berlangsung hingga 31 Oktober 2024.
Makassar dipilih sebagai lokasi program ini karena kota tersebut merupakan tempat kelahiran tokoh-tokoh nasional penting seperti Presiden B.J. Habibie dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Selain itu, Makassar merupakan pusat Indonesia bagian timur, menjadikannya lokasi yang strategis untuk memperkenalkan program ini lebih luas kepada masyarakat.
Sebelumnya, program Museum Keliling ini telah digelar di Kota Bogor pada 14 September lalu. Di Makassar, kegiatan ini memanfaatkan Benteng Rotterdam, salah satu cagar budaya nasional yang kaya sejarah.
- Arodian Molis Buka Showroom di Gowa, Tawarkan Motor Listrik Roda Tiga yang Hemat Biaya 4 Kali Lipat
- Ngaku Rumah Digeledah dan Anak Diancam Diseret Kasus PBG Gowa, Saksi Minta Perlindungan Kapolri dan DPR RI
- Temui Gubernur Sulsel, IAS: Golkar Selalu Sejalan dengan Pemerintahan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dukung Sidak Pemkot Makassar, Pastikan LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Resmi
- Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Makassar Munafri Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Ahmad Mahendra, Pelaksana Tugas Kepala Indonesian Heritage Agency (IHA), menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi reimajinasi museum yang diusung oleh IHA.
“Kami ingin museum lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, kami mendorong kolaborasi antara museum dan cagar budaya untuk menghadirkan program yang menarik dan interaktif,” ungkap Mahendra.
Menurutnya, agenda ini tidak hanya memamerkan sejarah, tetapi juga berusaha menggabungkan nilai-nilai historis cagar budaya dengan koleksi museum.
“Kami berharap dengan mengintegrasikan koleksi sejarah dengan nilai historis dari cagar budaya, program ini dapat menarik minat masyarakat untuk ikut serta,” tambahnya.

Salah satu program unggulan dalam Museum Keliling ini adalah Pameran Temporer “Pakkamase”, yang menampilkan memorabilia, arsip foto, dan benda-benda yang menggambarkan sisi personal para presiden dan wakil presiden Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
