Muslim Arbi: Moeldoko Rugi! Sudah Keluar Uang Banyak, Harga Diri Dipertaruhkan, dan Mencoreng Muka Jokowi!

Muslim Arbi: Moeldoko Rugi! Sudah Keluar Uang Banyak, Harga Diri Dipertaruhkan, dan Mencoreng Muka Jokowi!

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Salah satu pengamat politik, yakni Muslim Arbi, baru-baru ini menyoroti sosok Moeldoko selaku Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa alias KLB Deli Serdang, Sumatra Utara, beberapa waktu lalu.

Dari apa yang ia tuturkan, tampaknya peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga pula cocok untuk disematkan pada kondisi Moeldoko kini.

Pasalnya, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) itu dinilai telah rugi besar setelah dinobatkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat oleh sekelompok oknum yang menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) secara sepihak di Deli Serdang.

Tak hanya dianggap rugi dari segi materi, ia juga dinilai rugi dari segi harga diri lantaran telah mengiakan keinginan oknum-oknum tertentu untuk bersedia diangkat menjadi Ketua Umum yang menurut sebagian pihak justru abal-abal.

Selain itu, Moeldoko juga telah dianggap mencoreng nama baik Presiden Jokowi sehingga sebelumnya pun aksinya terkait pengudetaan Demokrat dianggap membahayakan Presiden.

Baca Juga

Kerugian itu pun dinilai menjadi berkali-kali lipat setelah Menko Polhukam, Mahfud MD, menyatakan bahwa AD/ART Partai Demokrat yang diakui oleh pemerintah, yakni tahun 2020.

Sementara seperti yang kita tahu, Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang menggunakan AD/ART tahun 2005.

“Akibatnya, Moeldoko rugi karena telah keluar uang banyak. Harga diri dipertaruhkan. Dan mencoreng muka Jokowi dan akhirnya dipecat?” tandas pengamat politik, Muslim Arbi, dikutip terkini.id dari rmol.id pada hari Jumat ini, 12 Maret 2021.

Menurut Muslim, faktor-faktor tersebut tak dipertimbangkan secara matang oleh Moeldoko saat menyatakan kesediaan diri menjadi seorang Ketua Umum Demokrat versi KLB.

“Ini tentunya sangat memalukan,” ujar Muslim lagi.

“Kenapa tidak bikin partai saja? Lebih elegan dan tidak merampas partai orang,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.