Terkini.id, Makassar – Rencana Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, untuk melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan pemerintah kota menghadapi penundaan. Awalnya dijadwalkan pada akhir Desember 2023, mutasi tersebut kini diundur hingga awal Januari 2024.
“Tanggal 3 jadinya karena masih ada pembayaran tanggal 29 (Desember). Sebenarnya tanggal 29 saya mau,” ujar Danny Pomanto.
Danny menekankan pentingnya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam kinerja Pemkot Makassar. Namun, ia meyakini bahwa evaluasi perlu dilakukan sebagai langkah mutlak untuk meningkatkan efektivitas.
“Saya yakin SKPD Kota Makassar memiliki orang-orang terbaik,” ujarnya.
Dalam penyegaran tersebut, Danny menegaskan bahwa kinerja akan menjadi penentu utama. Bagi yang berprestasi dapat kursi, sementara yang tidak berprestasi dapat teguran.
- Wali Kota Makassar Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
- Pastikan Layanan Air Pulih, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Turun Langsung ke Permukiman Warga Kerung-Kerung
- Munafri Arifuddin Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Pastikan MPLS 2026 di Makassar Berjalan Lancar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- 151 UMKM Ramaikan Dekra Ekspo 2026, Wali Kota Munafri: Makassar Perkuat Posisi sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
Danny menjelaskan bahwa ada dua alasan mendasar mengapa mutasi ini perlu dilakukan. Pertama, terkait dengan isu pemotongan masa jabatan kepala daerah.
“Kita antisipasinya dua hal. Pertama, kalau pemotongan jabatan tahun 2024, speed kita butuhkan,” terangnya.
“Kedua, kalau 2026, (pemerintah) butuh tenaga untuk melaksanakan apa yang ada dalam RPJMD kita,” tandasnya.
Sebelumnya, Danny Pomanto, mengumumkan rencananya untuk melakukan mutasi besar-besaran pada akhir Desember 2023.
Keputusan ini didasarkan pada hasil job fit, dimana pejabat eselon II berkinerja rendah mungkin akan dinonjobkan. Menurut Danny, proses mutasi akan melibatkan sejumlah tahap, mengingat banyaknya pejabat yang akan terlibat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
