Terkini.id, Jakarta – Pengguna media sosial dengan akun Lambeh Waras menyoroti Kapolri terkait penanganan kasus penembakan Brigadir J.
Netizen Lambeh Waras dalam cuitannya di media sosial Twitter yang dilihat pada, Jumat 22 Juli 2022, menyinggung mengenai kerja Kapolri dalam menangani kasus Brigadir J.
Menurutnya, Kapolri baru bisa dibilang bekerja dalam mengusut kematian Brigadir J jika berani mencopot Fadil Imran dari jabatannya.
Desakan publik kepada Kapolri untuk mencopot Fadil Imran ini berkaitan erat dengan dugaan keterlibatan dalam kasus penembakan Brigadir J.
“Netizen menganggap Kapolri sama sekali belum bekerja salam kasus Brigadir J, kalau tidak mencopot Fadil. Tagar #CopotJugaFadil Trending Nasional di Twitter”, ujar Lambeh Waras.

Selain Lambeh Waras, netizen dengan akun Tatu.haliza @Tatu_Haliza mengaku heran dengan hukum yang ada di Indonesia.
Menurutnya, hukum di Indonesia terkesan memberikan perlindungan terhadap orang yang melakukan kejahatan seperti pembunuhan keji.
Sehingga menurutnya, jika hukum terkesan melindungi para pelaku kejahatan, maka patut untuk selalu waspada.
Tak hanya itu, keheranan netizen ini terhadap hukum di Indonesia juga dikatakan Tatu.haliza karena ada yang menganngap murah nyawa orang lain.
“Heran sekali dengan hukum di Indonesia ini. Pembunuh keji malah dilindungi. Siapa sebenarnya mereka. Pelaku kejahatan jika tidak dihukum keras maka Waspadalah. Ada yang anggap murah mengambil nyawa orang lain. Ngeri. #CopotKapoldaMetroJaya #CopotJugaFadil”, komentar Tatu.haliza.

sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam, Kapolres Jaksel, Budhi Herdi Susantio dan Karo Paminal Hendra Kurniawan.
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo dalam menonaktifkan tiga petinggi polisi itu sebagai bentuk awal dalam menangani kasus kematian Brigadir J dalam insiden baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
