Nicho Silalahi: Kalau Ga Ada yang Radikal, Maka Negeri Ini pun Ga Pernah Merdeka

Nicho Silalahi: Kalau Ga Ada yang Radikal, Maka Negeri Ini pun Ga Pernah Merdeka

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi mengatakan bahwa jika tidak ada kaum radikal, maka negeri ini tidak akan pernah merdeka dari penjajah.

Ia mengatakan itu saat membalas Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Profesor Henry Subiakto yang menyinggung kaum radikal.

“Ya Elah kok bloonnya tambah parah si prof?” kata Nicho Silalahi melalahi melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 22 November 2021.

“Ni gue kasih tau kalau ga ada yang radikal maka negri inipun ga pernah merdeka,” tambahnya. Nicho Silalahi menyingg bahwa pada zaman dulu, tokoh bangsa malah disebut extrimis oleh penjajah.

“Oalah Profesor kok watak inlander sih? Mending tutup akun aja lo biar ga dipreteli terus kebloonan mu,” tambahnya.

Baca Juga

Sebelumnya, Prof Henry menyinggung bahwa kaum radikal akan semakin berbahaya jika mereka bekerja sama dengan kekuatan politik.

Adapun kaum radikal yang ia maksud adalah mereka yang tak menerima Pancasila sebagai ideologi final dalam berbangsa dan bernegara.

“Kaum radikal yang tidak menerima Pancasila sebagai ideologi final dalam berbangsa dan bernegara, menjadi mungkin berbahaya bagi Indonesia saat merek bekerja sama dengan kekuatan politik yang berambisi berkuasa,” kata Prof Henry.

“Dengan memberi panggung politisasi agama dan  menerima janji-janji akan mengikuti kehendak mrk jika berkuasa,” sambungnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.