Terkini.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Centre for Youth and Population Research, Dede Prayudi alias Uki menanggapi pegiat media sosial, Noval Assegaf yang menilai bahwa orang yang membenci Yaman hanyalah orang-orang pembenci Islam dan pro Syah.
Uki menyinggung bahwa andai saja Noval Assegaf mengetahui apa yang dilakukan Arab Saudi terhadap Yaman.
“Andai saja kamu tahu apa yang dilakukan Arab Saudi terhadap Yaman dan kedekatan Yaman dengan Iran,” kata Uki melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis, 24 Maret 20222.
Adapun pernyataan Noval Assegaf soal pembenci Yaman ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu, 23 Maret 2022.
“Yang benci Yaman hanya orang-orang pembenci Islam dan pro Syiah,” katanya.
- Guntur Romli Sebut Alquran Tak Haramkan Nikah Beda Agama, Noval Assegaf Sindir: Padahal Adzan Saja Dia Gak Paham
- Peringatkan Noval Assegaf, Husin Shihab: Berurusan dengan Gua, Gak Bakal Gua Lepas Sampai Lo Tobat Kayak Haikal Hassan
- Noval Assegaf: Habib Jafar Penganut Syiah, Dia Lulusan Sekolah Syiah
- Elite NU Usulkan Fatwa Haram Demonstrasi, Noval Assegaf: Bagaimana Jika Haram Jaga Tempat Ibadah Lain?
- Noval Assegaf Singgung Keras Gus Yahya Soal Istilah Kafir: Bagi Liberal Tidak Ada yang Relevan Kecuali Otaknya Sendiri
Sebagaimana diketahui, koalisi militer pimpinan Arab Saudi beberapa kali melakukan serangan di Yamn guna memerangi kelompok Houthi.
Terbaru, koalisi militer pimpinan Arab Saudi menyerang ibu kota Yaman, Sana’a pada Senin, 14 Februari 2022).
Serangan dilakukan guna memerangi kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar Yaman utara.
Dilansir dari CNBC Indonesia, Koalisi Arab Saudi disebut meluncurkan serangan dekat kantor kementerian komunikasi. Akibatnya, sistem komunikasi di kota itu hancur.
“Kami telah menghancurkan sistem komunikasi yang digunakan untuk mengoperasikan stasiun kontrol pesawat tak berawak (drone),” kata koalisi seperti dikutip oleh kantor berita resmi Saudi, SPA.
“Houthi menggunakan Kementerian Telekomunikasi dan Teknologi Informasi di Sanaa untuk operasi permusuhan,” sambungnya.
Koresponden AFP juga membenarkan serangan ini. Namun, tidak diketahui apakah ada korban dalam penyerangan itu.
Sekedar catatan, ini adalah pertama kalinya koalisi menargetkan kementerian sipil. Sebelumnya, koalisi hanya menyerang kementerian pertahanan.
Koalisi menyebut serangan ini adalah balasan dari seringam drone ke bandara Arab Saudi sebelumnya yang menyebabkan 12 orang terluka.
Diketahui, Arab Saudi melakukan intervensi ke konflik Yaman sejak 2015. Yaman dilanda perang saudara sejak 2014 sejak Houthi yang didukung Iran merebut Sana’a dari pemerintah yang diakui internasional.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
