Timnas Israel Datang ke Indonesia, Novel Bamukmin: Kami Akan Kepung Bandara, Hotel, Stadion

Terkini.id, Jakarta – Novel Bamukmin selaku Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 memberikan ultimatumnya kepada Timnas Israel.

Novel Bamukmin berjanji akan mendatangi semua lokasi tempat dimana Timnas Israel menginjakkan kakinya di Indonesia.

“Kami akan memblokade kedatangan Israel. Insyaallah, kami akan kepung bandara, hotel, dan stadion tempat tim Israel berada,” ujar Novel Bamukmin, dikutip dari gelora.co, Selasa 28 Juni 2022.

Baca Juga: Wasekjen PA 212 Anggap Citayam Fashion Week Sebagai Pengalihan Isu...

Novel Bamukmin berpendapat bahwa sudah seharusnya Israel tidak berkunjung ke Indonesia. Karena diketahui selama ini Israel masih menjajah negara Palestina.

Jika Israel bertanding di Indonesia dengan mengibarkan bendera negaranya, PA 212 berjanji akan memberikan tindakan secara tegas.

Baca Juga: Minta Pemprov DKI Tertibkan Citayam Fashion Week, PA 212: Pembodohan...

“Jika (Israel) berani membawa bendera atau lambang negaranya, umat Islam akan memberikan sikap tegasnya,” tutur Novel Bamukmin.

Novel Bamukmin juga memberikan saran kepada Timnas Israel. Menurutnya Timnas Israel lebih baik melakukan pertandingan di luar Indonesia, bukan datang ke bumi pertiwi.

Sebagai informasi, Zainudin Amali selaku Menpora RI mengumumkan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023 yang akan dilaksanakan di tanah air.

Baca Juga: Minta Pemprov DKI Tertibkan Citayam Fashion Week, PA 212: Pembodohan...

Namun demikian, dilihat dari daftar negara yang akan bertanding dalam Piala Dunia U-20 2023 nanti, terdapat nama negara Israel.

Diketahui Israel memiliki peluang untuk lolos menjadi peserta Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. 

Menpora Zainudin Amali mengatakan sejak tahun 2019 terdapat sebuah aturan bahwa olahraga tidak bisa bercampur dengan politik.

Oleh karena itu, Israel dapat ikut maju dalam ajang Piala Dunia U-20 2023 tanpa melihat status hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel.

“Sudah kita bahas dari 2019, semua negara yang lolos jadi peserta Piala Dunia U-20 2023 akan dipersilakan main. Jadikan olahraga itu tidak ada urusan dengan politik,” ucap Zainudin Amali.

“Karena itu FIFA sudah menyampaikan pada kita siapapun negara yang lolos itu harus bisa main di sini. Jadi tidak ada masalah,” ungkap Zainudin Amali.

Bagikan