Palestina Merdeka adalah Solusi!

Palestina Merdeka adalah Solusi!

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Untuk menjustifikasi ambisi Israel itu kini Hamas disejajarkan dengan ISIS. Tentu dengan harapan negara-negara yang pernah merasa sangat terganggu oleh ISIS, termasuk Saudi dan negara-negara Arab dan Islam lainnya ikut mendukung.

Tapi sekali lagi, nyanyian Natanyahu ini tidak akan sakti. Mengingat hingga kini yang paling loyal mendukung Israel hanya Amerika Serikat.

Apapun itu dan bagaimanapun ke depannya saya kira mereka yang masih berakal sehat menginginkan satu hal yang paling mendasar.

Yaitu berakhirnya konflik ini secara “menyeluruh dan berkeadilan”.

Dan ini memungkinkan jika yang terpakai adalah akal sehat dan hati nurani yang punya sinar. Sikap ekstrim pada dua kubu justeru akan membunuh akal sehat dan memadamkan cahaya nurani manusia.

Baca Juga

Adanya kecenderungan nihilisasi dan terminasi (menghabisi) di kedua pihak tidak akan membawa keuntungan untuk siapapun, termasuk bangsa Palestina.

Kenyataannya kecenderungan sebagian bangsa Palestina untuk mengakhiri eksistensi negara Israel berujung kepada kenyataan pahit.

Palestina yang di awal konflik ini masih memiliki 90% kini menjadi hanya 15%. Itupun terbagi kepada dua bagian kecil, Tepi Barat (Ramallah) dan Gaza.

Sebaliknya kecenderungan radikal dan ambisi menghabisi lawannya, Israel hanya akan menambah beban dan ancaman masa depan yang semakin besar.

Kalau saja negara-negara kuat, khususnya Amerika, masih mendukung mungkn tetap aman. Tapi adakah jaminan bahwa Amerika akan tetap seperti sekarang ini?

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.