Terkini.id, Makassar – PD Parkir Makassar Raya bakal menurunkan 70 anggota tim reaksi cepat (TRC) dan tim gabungan ke mal, masjid, dan pasar untuk mengawasi para juru parkir.
“Kami juga mengurai kemacetan di saat padat kendaraan pada waktu tertentu. Ada 70 karyawan siap terjun untuk mengawasi juru parkir (jukir),” ujar Humas PD Parkir Makassar, Asrul B, Selasa, 5 April 2022.
Menurut dia, tim gabungan terpadu akan ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai berpotensi meraih pendapatan.
“Petugas yang diturunkan bertugas untuk memantau jasa parkir yang diterapkan. Tarif insidentil yakni kendaraan roda dua Rp3000, roda empat Rp5000,” tuturnya.
Adapun petugas yang tergabung dalam tim terpadu, yakni Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kota Makassar.
- Perumda Parkir Makassar Hadirkan Inovasi Parkir Digital di Kawasan On-Street, Uji Coba Sistem Digital
- Gunakan Badan Jalan Sebagai Lahan Parkir Bakal Dikenakan Iuran Progresif di Makassar
- PD Parkir Target Pendapatan Rp 23 M, Wali Kota Makassar: Masa Rp 500 M Tak Bisa
- Kemacetan di Kota Makassar Jadi Masalah Sosial Akut
- Tingkatkan PAD, PDAM Makassar dan PD Parkir Buka Peluang Kerja Sama
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengantisipasi tidak terjadinya penumpukan kendaraan di titik padat lalulintas serta meminimalisir munculnya jukir-jukir liar dadakan pada saat bulan Ramadan,” papar Asrul.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sebelumnya memproyeksikan, pendapatan parkir di Kota Makassar menjadi salah satu yang terbesar untuk menambah PAD.
Sekitar dua juta kendaraan yang berlalu-lalang di Kota Makassar, semestinya tak hanya sebagai pencipta polusi dan kemacetan, tetapi juga memberi sumbangsih terhadap pembangunan Kota Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
