Terkini.id, Makassar – PDAM Kota Makassar membuka penerimaan pegawai kontrak. Hal itu untuk menjaring karyawan berkompetensi.
Pejabat Direksi PDAM Makassar, Beni Iskandar menuturkan, dalam proses seleksi, pihaknya menggandeng Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk memastikan rekrutmen berjalan transparan dan adil.
“Kami harapkan rekrutmen ini fair, tidak ada lagi istilah bayar-bayar, kalau ada oknum atau siapapun yang terindikasi melakukan sogok-menyogok, sampaikan ke saya,” kata Beni, Kamis, 24 Februari 2022.
Meski tak menyebut secara rinci, Beni memastikan bakal membuka ratusan lowongan yang akan ditempatkan pada bidang teknik dan bidang administrasi.
“Kami punya analisa dan kebutuhan, itu sudah kami ukur. Kuotanya akan kami sesuaikan dengan kemampuan perusahaan. Nanti kita sampaikan,” ungkapnya.
- Makassar Sabet Paritrana Award 2025, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
- Menembus Kota dan Karst: BYD ATTO 1 di Jalur Makassar--Maros
- Kota Makassar Siap Jadi Tuan Rumah PIMNAS ke-38
- Inovasi dan Transformasi Digital Kota Makassar Diganjar Penghargaan GM-DTGI Awards 2025
- Keren! Makassar Jadi Contoh Daerah Peduli Pekerja Rentan Lewat APBD
Rencananya, rekrutmen bakal dibuka selama dua hari, pada 25-26 Februari. Sejumlah barometer pun telah ditetapkan sebagai tolok ukur penerimaan pegawai.
“Semua ada parameternya, termasuk pendaftar yang memiliki kecakapan khusus. Semua ada di persyaratan dalam perekrutan,” jelasnya.
Beni memastikan, seluruh proses perekrutan dilakukan secara daring melalui laman https://bit.ly/PDAMMks.
“Kami menghindari tatap muka karena dengan tatap muka di situ bisa terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.
Anggota Tim Percepatan Penataan Badan Usaha Milik Daerahnya (BUMD) Kota Makassar, Prof Aminuddin Ilmar menuturkan, rekrutmen ini dilakukan untuk membenahi proses seleksi sebelumnya yang dilakukan kepada 270 pegawai yang tidak sesuai prosedur.
“Jadi proses yang 270 itu kemungkinan itu yang kemudian direkrut ulang. Harus melewati proses, memperbaiki proses, harus diproses ulang,” katanya.
Kendati demikian, Ilmar yang juga berposisi sebagai Dewan Pengawas PDAM Makassar ini menegaskan, 270 pegawai tersebut tidak diprioritaskan dalam seleksi. Justru, mereka akan mengikuti seleksi bersama dengan calon pendaftar lainnya.
Bukan juga memprioritaskan yang kemarin, makanya dibuka secara umum. Kalau dia lolos sesuai kuota, silakan. Kan ada kuotanya yang disiapkan dan memang harus dibuka umum. Kalau tidak begitu nanti dikira kita sembunyi-sembunyi,” beber Ilmar.
Jajaran direksi pun telah diingatkan agar penerimaan pegawai baru harus memenuhi komposisi pegawai, dengan jumlah pegawai administrasi tidak lebih banyak dari pegawai teknis.
Pasalnya, Pemerintah Kota Makassar berencana mendorong perubahan status PDAM dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan.
“Nanti ada istilahnya PDAM Persero. PDAM Persero itu nanti akan bukan hanya konteks pelayanan tapi juga betul-betul pencarian keuntungan. Nanti dia akan mengelola instalasi-instalasi. Jadi PDAM yang sekarang itu lebih kepada bidang pelayanan dan cakupan luas pelayanan saja,” pungkas Ilmar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
