Terkini.id, Makassar – Wabah virus Corona menghentakkan dunia, korban terus berjatuhan tidak pandang usia, jenis kelamin, strata sosial, agama, profesi dan jenis kulit.
Olehhya itu, saatnya saling bantu membantu, salah satunya IKA SMA Katolik Rajawali Makassar.
Adapun bantuan berupa 1000 masker dan 100 baju APD untuk seluruh dokter dan paramedis di kota Makassar.
Penerimaan bantuan diserahkan langsuhg Dr Hendra Kusuma Sp.M kepada Ketua Satgas IDI kota Makassar Tanggap Covid-19, DR dr Muhammad Sakti Sp.OT didampingi Humas IDI Makassar Dr Wachyudi Muchsin SH di Kantor IDI Makassar Topaz.
dr Hendra Kusuma Sp.M mewakili Ikatan Keluarga Alumni SMA Katolik Rajawali angkatan 2003 mengatakan SMA Katolik Rajawali bersyukur bisa terlibat dalam misi kemanusiaan Covid-19 dan bisa berbagi khususnya mendukung dokter , paramedis serta relawan di seluruh puskesmas dan rumah sakit rujukan melalui IDI Makassar.
- Viral Aksi Ibu Berkerudung saat Momen Car Free Day: Tolong, Anakku Butuh Ganja Medis
- Yusril Ihza Bertanya, Apakah Kelalaian Negara Terkait Kematian Massal Termasuk Genosida?
- LAZIS Masjid Berdaya Selenggarakan Sunatan Massal Bertajuk Hadiah untuk Anak
- Kabar Terkini Pengembangan Penelitian Obat Virus Corona di Indonesia
- RS Islam Faisal Beberkan Alasan Rumahkan 157 Karyawan di Tengah Pandemi
“Kami meyakini bahwa seluruh dokter dan paramedis selalu siap menangani pasien Corona yang dirujuk di rumah sakit rujukan namun kendala utama dokter serta paramedis masih kendala Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmad parasut dan masker kain produksi UMKM sesuai standar WHO,” tuturnya.
“Apalagi penderita corona semakin bertambah belum lagi di faskes puskesmas yang menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang di perkirakan terpapar virus corona walau kecil minimal bisa membantu meringankan persoalan pendemik ini,” tegas dokter Hendra.
Sementara itu, Ketua IDI Kota Makassar Dr siswanto Wahab Sp.KK memberikan apresiasi alumni SMA Katolik Rajawali 2003 atas kepedulian kepada dokter serta paramedis di bulan suci Ramadan dengan memfasilitasi buka puasa dan APD ke rumah sakit Rujukan serta puskesmas se Makassar
Lanjut dokter Anto, virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19.
“Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia,” terangnya.
Bukan hanya menyebabkan gangguan pada paru-paru, infeksi virus Corona juga bisa menurunkan fungsi organ-organ tubuh lainnya, sehingga kondisi penyakit kronis yang sudah dimiliki penderita akan semakin parah, bahkan sampai mengakibatkan kematian.
“Corona virus ini bisa menyerang siapa saja, kaya atau miskin baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui selain rajin cuci tangan , jaga jarak paling penting menjaga imun tubuh,” tutup dokter Anto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
