Terkini.id, Makassar – Pemadaman listrik di Kota Makassar dan sekitarnya tetap berlanjut sejak 21 September hingga Sabtu hari ini, 30 September 2023 disebabkan debit air di beberapa PLTA dan PLTMH berkurang akibat musim kemarau berkepanjangan.
Penyebab pemadaman listrik secara bergiliran selama 3 jam di Kota Makassar akibat musim kemarau berkepanjangan itu disampaikan pihak PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar.
“Sehubungan dengan kemarau berkepanjangan sehingga mengakibatkan debit air berkurang di beberapa PLTA dan PLTMH,” demikian penyampaian pihak PLN lewat akun Instagram @pln_sulselrabar, dikutip Sabtu, 30 September 2023.
Kendati demikian, PLN UID Sulselrabar masih terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut.
Salah satu upaya yang dilakukan PLN yakni pemeliharaan infrastruktur di sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) untuk meminimalisir manajemen beban listrik di sejumlah wilayah.
- Pemadaman Listrik di Makassar dan Gowa, PLN Sebut PLTU Sedang Pemeliharaan
- Pemadaman Listrik Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah Makassar Utara Hari Senin 11 Desember 2023
- Pemadaman Listrik di Mamuju dan Sekitarnya Jumat 1 Desember, Cek Jadwalnya
- Anda Terdampak Pemadaman? Ayo Cek Kompensasi Bagi Pelanggan PLN Sulselrabar di Sini!
- Pasokan Listrik di Sulsel Belum Stabil, GM PLN Sulselbar Jamin Tidak Ada Pemadaman Malam
“Pemeliharaan infrastruktur kelistrikan terjadwal di sistem kelistrikan Sulbagsel, maka perlu dilaksanakan Manajemen Beban Listrik pada beberapa lokasi,” tulis penyampaian PLN UID Sulselrabar.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan bahwa pihaknya terus bekerja 24 jam untuk meminimalisir manajemen beban listrik tersebut.
“Petugas kami bekerja 24 jam dan kami telah berkoordinasi lebih awal dengan stakeholder serta menginformasikan kepada pelanggan terkait info terkini sistem kelistrikan Sulbagsel,” ujar Andy.
Pemadaman listrik yang disebabkan debit air di beberapa PLTA dan PLTMH berkurang, diprediksi akan normal kembali jika musim kemarau telah berakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau yang melanda wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak Juli 2023 masih akan berlangsung hingga bulan Oktober.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Sultan Zakaria menyebut kondisi kemarau berkepanjangan tersebut terdampak di tiga wilayah Sulsel.
“Khusus Sulsel bagian pesisir barat, selatan dan timur dan memang masih didominasi oleh cuaca cerah dan cerah berawan,” kata Sultan Zakaria saat dihubungi awak media pada 25 Agustus lalu.
Sultan pun mengungkapkan, musim kemarau berkepanjangan akan terus melanda wilayah Sulsel, termasuk Kota Makassar, hingga Oktober 2023 mendatang.
“Perkiraan cuaca kemarau sampai Oktober, nanti November sudah mulai ada hujan, dan seterusnya,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
