Makassar Terkini
Masuk

Pemerintah Sita Aset Milik Tommy Soeharto, Netizen: Jokowi Punya Nyali Bener!

Terkini.id, JakartaPresiden Jokowi menutup pintu negosiasi dengan para obligor dan debitur yang terlibat hutang dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia termasuk dengan putra bungsu Soeharto, Tommy Soeharto.

Pada 5 November 2021, Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) telah menyita sejumlah aset PT Timor Putra Nasional milik Tommy Soeharto yang berada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Aset jaminan kredit debitur atas nama PT Timor Putra Nasional (TPN) yang merupakan jaminan kredit PT TPN pada PT Bank Dagang Negara (BDN) tersebut terdiri dari empat aset.

Keempat aset tersebut yakni Tanah seluas 530.125,526 m2 terletak di Desa Kamojing, Tanah seluas 98.896,700 m2 di Desa Kalihurip, Tanah seluas 100.985 ,15 m2 di Desa Cikampek Pusaka, serta Tanah seluas 518.870 m2 di Desa Kamojing.

Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban mengatakan jika aset milik Tommy Soeharto yang disita pemerintah ditaksir mencapai Rp 1,2 Triliun.

Penyitaan sejumlah aset milik Keluarga Cendana ini menarik banyak simpati publik, hingga tagar ‘Pemerintah Sita Aset Tommy’ viral di media sosial.

Tidak hanya itu, banyak netizen yang memuji keberanian Jokowi yang melakukan penyitaan terhadap harta milik keturunan Soeharto tersebut.

“SITA ASET TOMY SOEHARTO. Awalnya gue ga yakin pengemplang uang BLBI bisa disita aset2nya. Eh bangun pagi baca berita, Pemerintah sita aset tomy soeharto.  @jokowi punya nyali benerrr,” tulis akun bernama @Ruhi**** dalam laman twitter pribadinya.

“#PemerintahSitaAsetTommy
Bukti pemerintah komitmen berantas korupsi. Hanya @jokowi yang berani sita aset pengemplang BLBI Keluarga Cendana,” cuit akun @Siber****.

“Aih kena batunya nih para obligor BLBI. Pemerintahan presiden @jokowi tdk bs dinego sama mrk. Enak bgt y. Pake uang rakyat maunya g bayar. La emang itu uang nenek moyangnya? Pemerintah sita aset senilai 1.2 T milik obligor Tommy Soeharto! #PemerintahSitaAsetTommy,” sambung akun @Rafika****.

Sementara itu, diketahui aset milik PT TPN yang disita tersebut nantinya akan dijual secara langsung (lelang) oleh Pemerintah.