Pemerintah Tambah Anggaran Perlindungan Sosial, Jokowi: Ringankan Masyarakat!

Pemerintah Tambah Anggaran Perlindungan Sosial, Jokowi: Ringankan Masyarakat!

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah tambah anggaran perlindungan sosial, Jokowi: ringankan masyarakat! Kabar baik datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyampaikan, penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan ditinjau kembali untuk dipelonggar 26 Juli 2021 mendatang.

Oleh karena itu, dengan masih berlakunya kebijakan PPKM Darurat tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan perlindungan sosial bagi warga yang terdampak.

Menurut Jokowi, pemerintah sudah menambah anggaran perlindungan sebanyak Rp 55,21 triliun. Nantinya, anggaran itu bakal disebar dalam sejumlah bantuan sosial atau bansos.

“Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial Rp 55,21 triliun berupa bantuan tunai yaitu BST, BLT desa, kemudian PKH, juga bantuan sembako, bantuan kuota internet dan subsidi listrik diteruskan,” terang Jokowi dalam konferensi pers secara daring, yang juga disiarkan langsung di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa 20 Juli 2021.

Selain itu, sebut Jokowi, pemerintah juga memberikan insentif untuk usaha mikro informal.

Baca Juga

“Pemerintah juga memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar Rp 1,2 juta untuk sekitar satu juta usaha mikro,” demikian ungkap Jokowi seperti dilansir dari liputan6, Selasa 20 Juli 2021.

Ia juga sudah meminta para menterinya untuk segera menyalurkan bansos tersebut.

“Dan saya sudah memerintahkan kepada para menteri terkait untuk segera menyalurkan bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak,” beber Jokowi.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi masih memberlakukan PPKM Darurat setidaknya hingga 25 Juli 2021. Menurutnya, selama itu pemerintah akan terus membagikan obat gratis bagi warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), termasuk pasien Covid-19 yang tanpa gejala dan ringan.

“Pemerintah akan terus membagikan membagikan paket obat gratis untuk OTG (orang tanpa gejala) dan yang bergejala ringan yang direncanakan sejumlah dua juta paket obat,” imbuh Jokowi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.