Terkini.id, Jeneponto – Pj Bupati Junaedi Bakri membuka dengan resmi kegiatan forum konsultasi publik rancanngan awal Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jeneponto tahun 2025-2045.
Kegiatan itu berlangsung di ruang Kala’biran, rumah jabatan Bupati, di jalan Sirajuddin, Kelurahan Empang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu, 24 Januari 2024.
Pada kesempatan itu, Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri menyampaikan tujuan dari RPJPD dalam pembangunan daerah.
“RPJPD ini merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 20 (dua puluh) tahun terhitung sejak tahun 2025 sampai dengan tahun 2045 mendatang, tujuannya sebagai pondasi pembangunan daerah,” kata Junaedi.
Junaedi menyampaikan penegasannya terkait komitmennya untuk menjadikan Jeneponto sebagai lokomotif perekonomian di bagian Selatan Provinsi Sulawesi Selatan.
- Pemkab Jeneponto Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Bukti Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel
- Pemkab Jeneponto Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Nasional, Tekankan Pendidikan Anti Korupsi dan Integritas
- Strategi Ketahanan Pangan, Pemkab Jeneponto Susun Pola Tanam, Optimalkan Irigasi demi Kesejahteraan Petani
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Kembangkan UKM, Pemkab Jeneponto Verifikasi dan Mutahirkan Data
“Jeneponto memilik sejumlah potensi di berbagai aspek. Muali dari Sumber daya alam (SDA), sumber daya Manusia (SDM) sampai pada jejak history kejayaan yang memungkikan diulang kembali,” Jelas Junaedi.
Lebih lanjut, Junaedi menyampaikan, Jeneponto memiliki kekuatan multifaset, mencakup sejarah yang kaya, topografi yang menguntungkan, sumber daya alam yang melimpah yang diperkuat dengan watak masyarakat yang memilki etos kerja tinggi.
“Dalam 20 tahun ke depan, Jeneponto akan menjadi lumbung pangan di bagian selatan Provinsi Sulawesi Selatan,” Ungkapnya.
Ia pun memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan forum konsultasi publik rancangan awal RPJP yang digagas oleh Bappeda Jeneponto.
“Partisipasi masyarakat dalam merancang dokumen perencanaan adalah kunci keberhasilan untuk mencapai output dan outcome yang baik di masa depan. Dokumen perencanaan yang jelas, akan menghasilkan aoutput dan outcome yang baik bagi pembangunan daerah di masa-masa yang akan datang,” Terangnya.
Dengan terlaksananya Forum tersebut kata Junaedi, mencerminkan tekad dan komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk membawa daerah Jeneponto menuju kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini sebagai bukti komitmen Pemkab Jeneponto bertekad untuk terus berupaya dalam memajukan ekonomi yang berkelanjutan,” Tutup Junaedi Bakri.
Kegiatan itu dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara pemerintah daerah dengan sejumlah pihak, termasuk didalamnya kalangan akademisi, lembaga perempuan dan organisasi kepemudaan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
