Pemkab Jeneponto Teken Nota Kesepahaman Bersama PLN dan Mallsampah

Pemkab Jeneponto Teken Nota Kesepahaman Bersama PLN dan Mallsampah

S
HZ
Syarief
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto melalui Dinas Lingkungan Hidup menandatangani Nota Kesepahaman Program Pemberdayaan dan Digitalisasi Bank Sampah dengan PLN (PLTU Punagaya) bersama Mallsampah.

Penandatanganan kontrak kerja sama itu berlangsung di kantor Bupati, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin 12 Juni 2023.

Hadir menyaksikan penandatanganan kontrak kerja sama tersebut, Sekda Jeneponto, Arifin Nur dan beberapa pejabat lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jeneponto, Arfan Sanre mengatakan, kerjasama itu bertujuan untuk melaksanakan Program Pemberdayaan dan Digitalisasi Bank Sampah di Kabupaten Jeneponto, sebagai langkah menuju pencapaian strategi nasional pengurangan sampah (Jakstranas) dan (Jakstrada).

“Kerjasama ini juga merupakan hasil kolaborasi dan inovasi lintas sektor yang bertujuan menciptakan rantai pengumpulan dan daur ulang sampah yang efektif di Kabupaten Jeneponto,” kata Arfan Sanre.

Baca Juga

Melalui program ini, Arfan Sanre berharap dapat mendorong kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang praktik pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.

“Program Pemberdayaan dan Digitalisasi Bank Sampah ini akan menjadi upaya nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di Kabupaten Jeneponto,” ujarnya.

Dalam kerangka kerjasama itu, PLN PLTU Punagaya, Mallsampah, dan Dinas Lingkungan Hidup akan saling berkomitmen untuk memberikan dukungan dan sumber daya yang diperlukan untuk mengembangkan bank sampah yang efisien dan terintegrasi.

“PLN akan berperan dalam menyediakan dukungan teknis dan infrastruktur, termasuk pendanaan dan pengembangan aplikasi digital untuk memfasilitasi operasional bank sampah,” jelas Kepala Bidang Pemgelolaan Sampah dan LB3 Dinas Lingkungan Hidup Jeneponto, Abdul Rahmat.

Sementara Mallsampah, kata Abdul Rahmat, sebagai perusahaan teknologi inovatif yang fokus pada pengelolaan sampah, akan menyumbangkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam mengelola bank sampah berbasis digital. 

“Dinas Lingkungan Hidup Jeneponto akan berperan sebagai fasilitator dan pengawas dalam implementasi program ini,” terang Rahmat.

Mengutip Direktur PLN UPK Punagaya, Rahmat mengatakan, kerjasama itu adalah contoh nyata bagaimana pemerintah dapat bekerja sama dengan perusahaan/industri serta startup teknologi untuk mengatasi masalah sosial, ekonomi-lingkungan di masyarakat. 

“Direktur PLN UPK Punagaya sangat bersemangat untuk bersama-sama menciptakan solusi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi Kabupaten Jeneponto,” ujarnya.

Ia menambahkan apa yang disampaikan oleh CEO Mallsampah pada penandatanganan kontrak kerja sama tersebut. Yang berharap dapat memberdayakan masyarakat untuk turut berperan dalam pengelolaan sampah dengan cara yang lebih efisien dan inovatif. 

“CEO Mallsampah berharap kolaborasi yang kuat antara PLN, Mallsampah, dan Dinas Lingkungan Hidup dapat mencapai tujuan bersama dalam mengurangi sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih,” jelasnya.

Menurutnya, CEO Mallsampah juga berharap Program Pemberdayaan dan Digitalisasi Bank Sampah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“CEO Mallsampah berharap program tersebut dapat menginspirasi kerjasama lintas stakeholders untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Mallsampah berkomitmen untuk terus berinovasi dan bekerja sama dalam melaksanakan inisiatif positif yang berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Arifin Nur, sangat mengapresiasi kerja sama tersebut, menurutnya kontrak kerja sama itu merupakan sebuah Inovasi dalam mengurangi timbulan sampah di Kabupaten Jeneponto.

“Kami mengharapkan program segera diaplikasikan ditengah-tengah masyarakat. Dan kita berharap program pemberdayaan ini dapat menjadi Sirkular Ekonomi baru bagi masyarakat dan mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan,” kata Arifin Nur.

Dengan keyakinannya, Arifin Nur optimis pihaknya akan menjemput sampah yang  ada di bank sampah unit yang telah di bentuk oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

“Dinas Lingkungan hidup siapa menjempu sampah di bank sampah unit, baik yang ada di Kelurahan dan Desa maupun Sekolah atau Madrasah dalam Wilayah Kabupaten Jeneponto,” tutup Arifin Nur.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.