Dinas Lingkungan Hidup berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk menjaga kebersihan dan estetika kota selama kegiatan berlangsung.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kota Makassar disiapkan untuk mengatur arus lalu lintas, terutama saat defile dan pembukaan yang diperkirakan meningkatkan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan.
“Dan semuanya sudah berkolaborasi. Kami dari Kota Makassar siap untuk menerima tamu-tamu ini,” ungkap Kamelia.
Berdampak pada Ekonomi Kota Makassar
Kehadiran ribuan peserta dan pendamping dinilai menjadi peluang bagi sektor ekonomi Kota Makassar. Perhotelan, restoran, UMKM, transportasi, pusat perbelanjaan hingga sektor pariwisata diperkirakan ikut menerima dampak positif dari meningkatnya aktivitas selama pelaksanaan MTQ.
- Ditjenpas Bentuk Tim Investigasi Usai Ombudsman Temukan Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- Bupati Jeneponto Lantik Anggota BPD Masa Bakti 2026-2034
- Komitmen Tak Intervensi Proses Hukum Bupati Gowa, Sikap Fadil Imran dan Keluarga Patut Diapresiasi
- Corporate Gathering 2026, BPJS Ketenagakerjaan Sulama Perkuat Perlindungan Pekerja dan Kolaborasi Mitra
- Bapenda Jeneponto Perkuat Komitmen Digitalisasi Lewat Rakornas TP2DD 2026
Kamelia mengatakan sebagian besar peserta dan tamu akan memilih Makassar sebagai lokasi menginap dan beraktivitas selama berada di Sulawesi Selatan.
“Semua tamu yang datang itu rata-rata menginapnya di Makassar. Walaupun ada yang menginap di Asrama Haji, tapi paling tidak tetap di Kota Makassar,” katanya.
Ia menilai momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Makassar sebagai kota yang terbuka, ramah dan siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional.
Menteri Agama Dijadwalkan Hadir
Untuk pembukaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026, Lapangan Karebosi telah ditetapkan sebagai lokasi utama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
