Pemkot Makassar Tak Pernah Serius Tuntaskan Gudang Dalam Kota, Dewan Curigai Ini

Pemkot Makassar Tak Pernah Serius Tuntaskan Gudang Dalam Kota, Dewan Curigai Ini

K
A
Kamsah
Administrator

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar dinilai tak pernah serius menuntaskan gudang dalam kota yang menjamur di berbagai wilayah di Makassar.

Pemerintah Kota Makassar terkesan lamban dalam mengeksekusi penutupan gudang dalam kota. Padahal, aturannya sudah jelas.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Mario David mencurigai gudang dalam kota dilindungi orang berpengaruh yang mengamankan gudang tersebut.  

“Kalau sudah turun, sudah diperintahkan, berarti ada dekkengnya ini gudang, yah mundur lagi,” kata Mario, Kamis, 28 Januari 2021.

Mario mengatakan persoalan pemerintah kota Makassar adalah inkonsistensi dalam menegakkan aturan dan menertibkan gudang dalam kota.

Baca Juga

“Memang urusan gudang dalam kota sudah puluhan tahun sesungguhnya, persoalannya tidak konsisten Pemkot. Aturan sudah ada, dua tahun terakhir banyak tim yang dia buat, tim terpadulah, macam-macamlah, ini persoalan konsistensi,” kata Mario, Kamis, 28 Januari 2021.

Kedua, kata Mario, pemerintah kota bermasalah pada integritas. Sepanjang tiga tahun terakhir ini, Mario mengatakan pemerintah kota selalu mengadakan rapat untuk penertiban gudang dalam kota.

“Tim gabungan yang diisi oleh polisi dan TNI sudah turun melakukan penertiban. Namun tetap saja masih ada gudang dalam kota berdiri,” ungkapnya.

Sebenarnya tim gabungan yang dibentuk sudah bekerja dua tahun lalu. Bahkan, berhasil menutup sejumlah gudang dalam kota. Namun berdasarkan pantauan di lapangan, gudang dalam kota yang sudah ditutup 14 November 2019 lalu beroperasi kembali.

Mario David mengatakan, tim gabungan yang sudah dibentuk perlu digerakkan kembali. Namun, untuk menggerakkannya dibutuhkan dana operasional. Pemkot Makassar harus menyediakan dana tersebut. 

“Memang diperlukan dukungan dana dalam rangka menggerakkan konsistensinya ini, kalau sudah ada pergerakan tim butuh dana operasional. Tahun ini tidak ada. Jadi lambat,” ujarnya.  

Mario mengatakan penutupan gudang dalam kota memang membutuhkan nafas yang panjang. Maka dari itu, tim gabungan berupa Satpol PP, Polri, dan TNI kembali digerakkan dengan dukungan dana operasional. 

“Karena gudang banyak bekingnya, premannya, ada orang A, orang B,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.