Soroti Kegiatan Berkerumun di Pemkot Makassar, Dewan Sebut Terkesan Mengabaikan Aturan Sendiri

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin kembali mengadakan kegiatan berkerumun dengan mengumpulkan 526 Calon Pegawai Negeri Sipil dalam rangkaian penyerahan Surat Keputusan (SK). Kegiatan tersebut berlangsung secara tata muka.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) berlangsung di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar. 

Sebelumnya, Rudy Dajamaluddin juga mengumpulkan sejumlah pejabat. Sekitar 30 ASN mengisi jabatan fungsional di dua instansi, yakni Dinas Pendidikan Kota Makassar serta Dinas Kesehatan Kota Makassar dilantik.

Pelantikan tersebut berlangsung di Baruga Anging Mammiri. Sejumlah pejabat lingkup Kota Makassar, turut hadir pada pelantikan tersebut, antara lain, Sekda Kota Makassar, M. Ansar, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, M Yasir, serta sejumlah pejabat lainnya.

Mungkin Anda menyukai ini:

Pemerintah kota seharusnya memanfaatkan platform digital sebagai sarana komunikasi. Pelantikan tersebut mestinya dihelat dengan telekonferensi melalui aplikasi yang berkembang saat ini. 

Baca Juga: 338 Kendaraan Dinas Pemerintah Kota Makassar Dikuasai Pihak Ketiga

Keselamatan dan keamanan seyogyanya diutamakan di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Kasrudi menyoroti sikap pemerintah kota yang terkesan mengabaikan aturan yang telah dibuatnya sendiri. 

Ia menilai pelantikan tersebut seharusnya dilakukan secara virtual. Hal itu untuk menghindari adanya potensi klaster baru Covid-19.

Baca Juga: Tak Sesuai Peraturan Perundangan, KASN Minta Pj Rudy Hentikan Lelang...

“Harusnya pemerintah memberi contoh kepada masyarakat. Bukan malah berbuat seenaknya,” kata Kasrudi, Jumat, 22 Januari 2021.

Menurutnya, masyarakat yang menolak mengikuti aturan dari pemerintah kota lantaran mendapat contoh buruk dari pemerintah. 

“Banyak masyarakat menolak mengikuti aturan pemerintah karena pemerintah sendiri tidak memberi contoh,” kata dia.

Kasrudi mengatakan pemerintah seharusnya mengikuti aturan tersebut lebih dulu sebelum diberlakukan untuk masyarakat.

Masyarakat saat ini, kata Kasrudi, telah kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah dalam menangani Covid-19. Menurutnya, pemerintah kota harus berbena dan mulai memberikan contoh  baik di masyarakat.

Bagikan