Ini Pendapat Hakim MK Soal Surat Suara Tercoblos di Gowa

Capture Ibu-ibu melaporkan kertas suara yang sudah tercoblos.(ist)
Capture Ibu-ibu melaporkan kertas suara yang sudah tercoblos.(ist)

Terkini.id, Jakarta – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) ikut menyinggung dalil BPN Prabowo-Sandi terkait temuan kertas suara tercoblos untuk 01 di Gowa, saat Pemilu April lalu.

Hakim MK, Wahiduddin Adams, menyebutkan, BPN Prabowo Sandi mengajukan bukti surat suara sudah dicoblos untuk Jokowi-Ma’ruf di Gowa.

“Di Gowa, ditemukan surat suara dicoblos untuk Jokowi Ma’ruf, dengan bukti rekaman video. Untuk membuktikan dalilnya, pemohon mengajukan p140f. Termohon membantah karena tidak disebutkan di mana kapan kejadian dan apa pengaruhnya terhadap itu,” jelas dia.

Setelah Hakim MK memeriksa saksi dari pihak Bawaslu, diketahui bahwa peristiwa sejumlah surat suara tersebut terjadi di TPS 42 Jenetallasa Kecamatan Pallangga, Gowa.

Menurut Bawaslu, surat suara tersebut bukan tercoblos tapi rusak. Ada sembilan surat suara yang dinyatakan rusak dan terlihat delapan di antaranya terlihat seperti tercoblos untuk 01, dan satu kertas suara tercoblos untuk 02.

“Terdapat surat suara pemilu yang diduga tercoblos. Semuanya dikategorikan Rusak. Setelah dikategorikan rusak, Bawaslu melakukan pemilihan ulang, dan 01 mendapat 45 suara dan 02 mendapat 45 suara,” terangnya lagi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Pilpres

Tugas TKD Jokowi-Ma’ruf Sulsel Resmi Berakhir

Terkini.id -- Tugas Tim Koalisi Daerah (TKD) Jokowi-Ma'Provinsi Sulawesi Selatan resmi berakhir, sejak, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) ditetapkan sebagai pasangan presiden dan wakil presiden