Masuk

Ngotot Ratusan Ayat Alquran Dihapus, Pendeta Saifudin Ibrahim: Mayoritas Tidak Adil ke Minoritas

Komentar

Terkini.id, JakartaPendeta Saifudin Ibrahim tetap ngotot meminta ratusan ayat Alquran dihapus lantaran gegara ayat itu kaum mayoritas di Indonesia tidak adil ke minoritas.

Adapun pernyataan Pendeta Saifudin Ibrahim ngotot tiga ratus ayat Alquran dihapus itu ia sampaikan lewat videonya yang tayang di kanal YouTube Saifuddin Ibrahim, seperti dilihat pada Rabu 20 April 2022.

Dalam video berjudul ‘AlFi4anT4njung, 4nw4rbb4s MU1 Kok T3rs1nggung??? P4r4rh! itu, tampak awalnya Saifudin Ibrahim menilai jawaban pihak yang menentang usulannya soal 300 ayat Alquran dihapus tidak sesuai dengan harapannya.

Baca Juga: Pendeta Saifuddin: Muhammad Bilang Dia Akan Menikah Dengan Ibu Yesus!

“Jawaban mereka tidak sesuai dengan harapan saya tentang mencabut 300 ayat dari kitab Alquran,” ujar Pendeta Saifudin.

Menurutnya, seharusnya para pihak penentang usulannya itu memberi jawaban yang logis dan benar bukannya malah menuduhnya sebagai penista agama.

“Berikan jawaban yang logis dan benar, bukan ‘oh ini penistaan, ini penghinaan’, itu bukan jawaban,” tuturnya.

Baca Juga: Pendeta Saifudin: UAS Bodoh, Nabi Muhammad Tak Ada di Surga

Oleh karena itu, Saifudin Ibrahim tetap ngotot agar ratusan ayat Alquran itu dihapus.

“Cabut, cabut dong karena ayat-ayat ini memicu, sehingga orang-orang bang Mamat itu turunannya tidak mau hidup toleransi dan damai,” tegasnya.

Menurut Pendeta Saifudin, dirinya ngotot meminta 300 ayat Alquran itu dihapus demi keadilan terhadap kaum minoritas.

Hal itu, kata Pendeta Saifudin Ibrahim, lantaran gegara ratusan ayat Alquran itu kaum mayoritas berlaku tidak adil terhadap minoritas.

Baca Juga: Sindir Keras UAS, Pendeta Saifudin Ibrahim: Wah Singapura Tolak Jin

“Ini masalah intinya kenapa saya minta dicabut, ketidakadilan mayoritas terhadap minoritas, dan ini dilakukan oleh pemimpin, oleh pejabat negara,” ujarnya.