Pengacara Brigadir J Minta Irjen Fadil Imran Dinonaktifkan, Netizen: Harusnya Dicopot Demi Netralitas

Pengacara Brigadir J Minta Irjen Fadil Imran Dinonaktifkan, Netizen: Harusnya Dicopot Demi Netralitas

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera mencopot Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran.

Hal ini akibat dari sebuah momen yang terjadi antara Irjen Ferdy Sambo yang berpelukan dengan Irjen Fadil Imran.

Kamaruddin Simanjuntak berpendapat agar keputusan pencopotan Irjen Fadil Imran akan dilakukan supaya kasus penembakan antar anggota polisi yang menewaskan Brigadir J tetap objektif.

“Bahkan di Polda Metro Jaya kita lihat ada yang main teletubbies peluk-pelukan, nangis-nangisan, kemudian ber-framing dengan Komnas Perempuan dan minta perlindungan LPSK maka oleh karena itu sikap kami tetap sama (nonaktifkan), demi objektivitas,” ujar Kamaruddin Simanjuntak kepada wartawan, dikutip dari viva.co.id, Jumat 22 Juli 2022.

Lebih lanjut lagi, Kamaruddin Simanjuntak menilai dengan memberhentikan beberapa anggota Polri terkait kasus Irjen Ferdy Sambo ini akan dapat meyakinkan semua pihak kalau proses hukum kasus penembakan antar polisi ini berjalan secara independen.

Baca Juga

“Kami tidak menuduh mereka pelakunya, tapi baiknya dinonaktifkan dulu, sekiranya nanti tidak terbukti bersalah dikembalikan hak-haknya,” kata Kamaruddin Simanjuntak.

Terkait kejadian berpelukan antara Irjen Ferdy Sambo dan Irjen Fadil Imran ini, Benny Mamoto selaku Ketua Harian Kompolnas juga menyayangkan insiden tersebut diperlihatkan ke publik.

“Ya itu kan pertemanan, urusan berdua pertemanan. Bukan (sesuatu yang salah) tapi karena diekspose jadi masalah,” tutur Benny Mamoto.

Sebagai informasi, terdapat sebuah video berdurasi 24 detik yang tersebar di grup wartawan. Dalam video itu terlihat sosok Irjen Fadil Imran dan Irjen Ferdy Sambo yang tengah berpelukan.

Selain itu, Irjen Ferdy Sambo terus berlinangan air mata dalam video ini. Adegan lain yang disoroti publik adalah ketika Irjen Fadil Imran mencium kening Irjen Ferdy Sambo.

Melihat hal tersebut, Irjen Fadil Imran berujar bahwa pelukan itu hanya bentuk dukungan terhadap Irjen Ferdy Sambo atas kasus penembakan yang diduga dilakukan Bharada E kepada Brigadir J di tempat tinggalnya.

“Saya memberikan support kepada adik saya, Sambo, agar tegar menghadapi cobaan ini,” papar Irjen Fadil Imran.

Berikut ini tanggapan netizen soal usul pemberhentian Irjen Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya, yang dilansir dari kolom komentar akun Twitter @VIVAcoid, Jumat 22 Juli 2022.

Pengacara Brigadir J Minta Irjen Fadil Imran Dinonaktifkan, Netizen: Harusnya Dicopot Demi Netralitas

“Harusnya fadil di copot dulu demi netralitas,” tulis akun Twitter @mister_grind.

“Siap2 aja gagal jadi Kapolri…” lanjut akun Twitter @Mardi94173830.

“Alhamdulillah jika memang benar bakal dicopot Kapolda,” sambung akun Twitter @ekurnia82.

“Waduh… Pak kapolda ini seleting dgn kapolri,” tambah akun Twitter @Jolipool1.

“Mana beraniiii,” ungkap akun Twitter @masarakat_biasa.

“Ada 2 peristiwa pembunuhan yang bikin geger dibawah pimpinan Fadil.. km50 dan brigadir J,” jelas akun Twitter @BuchroniK.

“Dagdigdug dirumah , tidur ga nyenyak,” imbuh akun Twitter @ryoLeiva.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.