Pengumuman! Pendaftaran CPNS Makassar Diperpanjang Hingga 27 November

cpns, asn, pns, pendaftaran sbmptn, pendaftaran online
Ilustrasi CPNS.(terkini.id/hasbi)

Terkini.id, Makassar – Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Kepegawaian Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Abd Kadir Masri, mengatakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperpanjang masa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup pemerintah Kota Makassar sampai 27 November 2019 pada pukul 17.15 Wita.

Kendati begitu, ia mengaku tak tahu menahu alasan perpanjangan pendaftaran. Namun, Dia menduga ada beberapa persoalan sehingga muncul kebijakan pemerintah pusat.

Sebelumnya, jadwal pendaftaran lingkup pemerintah Kota (pemkot) Makassar dibuka pada 11 hingga 24 November 2019.

Perpanjangan tersebut berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor K 26-30/V 189-3/99 Perihal batas waktu pendaftaran CPNS tanggal 22 November 2019.

ia sudah menyiapkan pengumuman kepada masyarakat untuk menginformasikan perpanjangan pendaftaran,

“Kami sudah siapkan pengumuman tambahan di informasikan kepada seluruh masyarakat kota makassar dan calon pendaftar. Sesuai jadwal yg di revisi oleh BKN,” kata dia saat ditemui dikantor BKPSDM, Senin, 25 November 2019.

Dia mengatakan informasi ini juga otomatis muncul ketika pelamar masuk di laman https://sscndaftar.bkn.go.id/. Meski begitu, Kadir mengatakan, pihaknya tetap akan mengeluarkan surat edaran.

“Mulai hari ini (surat edaran) tetapi kalau disistem itu kalau mendaftar akan kelihatan, tapi kita siapkan pengumuman tambahan,” cetusnya.

Sampai saat ini, jumlah yang sudah mengunjungi isi formulir itu sebanyak 16.373 tetapi yang sudah mengunggah berkas (submit) sebanyak 13.306.

“Sampai saat ini yang tetap mendominasi itu guru yakni guru kelas, PGSD dan yang paling kurang minatnya itu Statistik, karena terkait dengan ijasah,” paparnya.

Terkait dengan pendaftar disabilitas, Kadir menegaskan bila penerimaan disabilitas tetap 2 persen dari total kuota, termasuk cum laude (nilai IPK 3,5 ke atas)

Namun, Kadir Basri mengaku belum bisa memastikan terkait lokasi seleksi lantaran belum ada pembahasan.

“Kita belum bahas itu karena penetapan APBD di tahun 2020,” ujarnya.

Setelah proses pendaftaran, ia mengatakan bakal diadakan verifikasi selama 2 minggu. Kemudian, kata dia, memasuki masa sanggah selama 3 hari.

Maka akhir Desembar lah kita menunjukkan atau awal Januari kita bisa tentukan bahwa tempatnya,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini