Penyebab Aksi Demo 114, Koordinator BEM SI Pusat : Kebijakan Dibuat Agar Bermanfaat Bagi Rakyat, Bukan Sebaliknya

Penyebab Aksi Demo 114, Koordinator BEM SI Pusat : Kebijakan Dibuat Agar Bermanfaat Bagi Rakyat, Bukan Sebaliknya

R
Rantyas Nanda
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Banyak masyarakat awam yang bertanya-tanya terkait tentang penyebab aksi demo oleh BEM SI hingga isu penggulingan Presiden Jokowi terdengar kencang.

Aksi unjuk rasa oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia masih terus berjalan hingga siang ini. Dikutip dari Instagram BEM SI, Aksi Nasional Geruduk Istana Negara diikuti oleh 18 universitas seluruh Indonesia, yaitu UNJ, PNJ, IT-PLN, STIE SEBI, STIE Dharma Agung, STIS AL-WAFA, IAI Takzia, AKA Bogor, UNRI, UNAND, UNRAM, PPNP, UNDIP, UNS, UNY, UNSOED, SSG, dan STIEPER.

Pihak BEM SI memastikan bahwa aksi demo kali ini tidak bertujuan untuk melengserkan Jokowi sebagai Presiden, melainkan menyampaikan tuntutan-tuntutan kepada pihak Pemerintah dan juga DPR.

Dilansir dari kanal Youtube Kompas TV, Koordinator BEM Seluruh Indonesia Pusat, Kaharuddin menyatakan bahwa terdapat jarak antara rakyat sebagai pemberi mandat dengan Pemerintah sebagai pihak yang diberi mandat.

Untuk itu, mahasiswa hadir sebagai penyampai aspirasi rakyat kepada para penguasa terkait dengan permasalahan ekonomi, sosial, dan politik yang terjadi akhir-akhir ini seperti adanya kenaikan harga bahan pokok, Bahan Bakar Minyak, dan juga PPN yang menjadi tambahan beban untuk masyarakat.

Baca Juga

“Kami melakukan gerakan politik progresif, dengan harapan bahwa aspirasi-aspirasi yang disampaikan dari berbagai daerah sampai kepada Pemerintah pusat sehingga kebijakan-kebijakan bisa dirubah, yang awalnya tidak bermanfaat menjadi bermanfaat untuk rakyat.” Ujar Kaharudin.

Penyebab aksi demo kedua adalah karena tidak kunjung ditanggapinya 12 tuntutan yang dikomunikasikan kepada Bapak Moeldoko pada hari Kamis, 21 Oktober 2021 tahun lalu dan 6 tuntutan terkait penolakan penundaan Pemilu di tanggal 28 Maret 2022 pada hari Senin bulan lalu yang hingga saat ini juga belum terjawab.

Kaharudin juga menambahkan bahwa aksi demo pada hari Senin, 11 April 2022 bukanlah puncak gerakan melainkan aksi gelombang pertama ketika kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah sama sekali tidak menguntungkan dan bermanfaat bagi rakyat.

Aksi demo masih berjalan di depan Gedung DPR dan diperkirakan selesai sore ini. Namun sayangnya hingga berita ini ditulis, belum ada perwakilan dari DPR yang datang menemui para mahasiswa.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.