Terkini.id, Makassar – Ajang silaturahmi kopi darat (Kopdar) kerap dilakukan Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Makassar, untuk saling bertukar informasi dan menguatkan sesama anggota.
Minggu, 24 September 2023, sebanyak 20 pengurus sekaligus pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani cuci darah, hadir bersilaturahmi di Nongki-nongki Kafe, Jl. Printis Kemerdekaan, Pintu 2 Unhas.
Ketua KPCDI Makassar, Munhir menyampaikan kegiatan ini rutin dilaksakan oleh pengurus dan selalu dinantikan teman-teman lainnya.
“Kita harus memperkenalkan ke khalayak ramai dan para pemangku jabatan terkait keberadaan KPCDI di Makassar,” kata Munhir, Minggu, 24 September.
Pasalnya merekapun merindukan bertemu sahabat seperjuangan sesama penyintas GGK. Hal sama disampaikan Bendahara KPCDI Makassar, Muh Araz. Kali ini mereka terpukau dengan kehadiran sepasang suami istri, Rauf dan Lina.
Keduanya adalah pasien dari pelosok desa di Maros namun sangat semangat dan antusias hadir di acara ini.
“Bahkan beliau berdua hadir di lokasi sebelum para pengurus dan teman-teman yang lain hadir,” kata Araz.
Ketika ditanya mengapa begitu semangat hadir, dijawab sepanjang dia merasa sehat, meski seorang penyintas GGK tapi tidak menjadi penghalang untuk bersilaturahmi.
“Saya begitu pak dimana saja yang penting saya sehat,” pungkasnya.
Rauf sendiri adalah salah satu pasien penerima bantuan alat kesehatan berupa tensi meter dari KPCDI yang bekerja sama Campaign Kitabisa.com.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
