Walaupun ia ada kendala keterbatas ekonomi namun tetap semangat jika ada kegiatan KPCDI.
Begitu juga disampaikan pasien GGK studium 5 yang baru tiga bulan lalu dikaruniai putra, Abdi. Mantan pramuniaga di salah satu toko swalayan ini juga mengungkapkan rasa senang bisa bersahabat dengan para penyintas GGK yang tergabung dalam KPCDI.
“Saya senang karena di KPCDI kita bisa berdiskusi sharing terkait pengalaman hemodialisis bersama teman-teman yang lain,” kata Abdi.
Yang menarik perhatian lainnya adalah seorang pemuda berusia 29 tahun divonis GGK, Badril. Ia terus menjadi perhatian peserta kopdar lantaran pasien paling muda namun dengan semangat berjuang melawan penyakit ini.
KPCDI Makassar sendiri lahir pada 14 Maret 2021 lalu dengan kepengurusan dari berbagai latar belakang yang rata-rata adalah pasien GGK dari sejumlah RS di Makassar di antaranya dari RS Siloam, RSWS, RS Unhas dan Tadjuddin Chalid.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
