Perihal Pria Tendang Sesajen di Semeru, Pakar Sosbud: Islam Moderat Tidak Akan Melakukan Ini

Perihal Pria Tendang Sesajen di Semeru, Pakar Sosbud: Islam Moderat Tidak Akan Melakukan Ini

R
Intan Zuhrotun
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang menunjukkan seorang pria tendang sesajen di Semeru sempat viral di jagat maya. Berbagai pihak punya komentar yang berbeda-beda terkait masalah ini. 

Pakar Sosial Budaya Prof Dr Nur Syam MSi di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UIN-SA) pun turut berikan komentar. Ia berkata bahwa islam moderat tidak akan lakukan hal semacam itu. 

“Ini yang sekarang banyak terjadi. Selama ini tradisi lokal menjadi tradisi Islam lokal. Menurut saya yang Islam moderat pasti tidak akan melakukan tindakan merusak keyakinan semacam ini, tidak juga membatalkan, dimusyrikkan, pasti tidak,” papar Prof Nur Syam.

Menurut Prof Nur Syam, ada sekelompok masyarakat yang menolak tradisi. Biasanya mereka akan menilai sebuah tradisi yang tidak sesuai dengan keyakinannya, adalah bentuk kemusyrikan.

“Ada sekolompok masyarakat yang memang sangat tidak menyukai terhadap tradisi-tradisi yang berkembang di masyarakat. Terutama tradisi yang dianggap mengandung aspek musyrik, penyekutuan,” jelasnya.

Baca Juga

Ia juga menambahkan, bahwa perilaku pria yang tendang sesajen di lereng gunung Semeru itu tergolong dalam sekelompok masyarakat yang menolak tradisi. Sehingga tradisi yang dinilai musyrik harus dilenyapkan. Dan itulah yang terjadi saat ini. 

“Karena yang melakukan tindakan semacam ini adalah mereka-mereka paham keagamaannya semacam itu. Segala sesuatu yang tidak sesuai dianggap salah, karena salah maka harus dihilangkan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Prof Nur Syam juga menegaskan bahwa jika ingin merubah tradisi harus dilakukan secara internal. Harapannya agar tidak terjadi disharmonisasi antar kelompok masyarakat. 

“Biasanya dilakukan perubahan secara internal. Karena perubahan dilakukan dari luar, tentu tidak akan sampai dan justru akan menimbulkan disharmoni,” terang Prof Nur Syam sebagaimana dikutip melalui detik.com pada Senin, 10 Januari 2022.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.