Makassar Terkini
Masuk

Pernah Bergabung di FPI, Teroris Condet Beberkan Jabatannya di Ormas Tersebut

Terkini.id, Jakarta – Polda Metro Jaya mengamankan empat terduga teroris di Jalan Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur dan Jalan Raya Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada Senin, 29 Maret 2021.

Dari keempat terduga teroris, salah satunya adalah Zulaimi Agus.

Pada saat proses penangkapan, Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sejumlah bom dan bahan peledak.

Zulaimi Agus pun membeberkan alasan mengapa dirinya merakit bom-bom tersebut.

Dilansir dari Kumparan, Zulaimi memulai aksinya dalam merakit bom karena tak setuju dengan hasil Pilpres 2019

“Karena saya tidak setuju dengan Keputusan Pilpres 2019,” kata Zulaimi dikutip terkini.id dari Kumparan, Minggu, 4 April 2021.

Zulaimi mengakui saat demo Bawaslu 2019 tersebut, dirinya mulai belajar merakit bom.

Ia belajar secara otodidak melalui internet dengan mengakses sejumlah blog menggunakan VPN.

“Saya belajar bahan tersebut dari blog-blog di internet dengan cara aktifkan VPN,” kata Zulaimi.

Motivasi utamanya adalah ia menilai Indonesia sudah tak adil, apalagi melihat aparat yang semena-mena dalam menindak demonstran.

“Motivasi saya negara ini sudah enggak ada keadilan. Saya ingin membalas, saya ingin menegakan keadilan dengan cara saya sendiri atas tindakan Brimob yang sewenang-wenang atas demonstran Bawaslu 2019,” tutur Zulaimi.

Di samping itu, Zulaimi juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah bergabung di sebuah organisasi masyarakat yang sudah dibubarkan pemerintah yakni Front Pembela Islam (FPI).

“Saya bergabung dengan FPI 2019 Kabupaten Bekasi sebagai Wakabid Jihad,” kata Zulaimi.