Persiapan Rampung, PSBM ke-19 Bakal Bertabur Pengusaha dan Tokoh

A. Karim Wakil Ketua Panitia PSBM ke-19 yang juga Wakil Ketua Umum DPP KKSS

Terkini,id,Makassar –Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) yang ke-19 diagendakan akan dibuka  Wakil Presiden Jusuf Kalla di Wisma Negara, CPI, Makassar, Minggu 16 Juni 2019 besok.

Menurut Wakil Ketua Panitia PSBM ke-19 A. Karim, mengatakan sampai kini, persiapan kepanitiaan sudah rampung untuk mengggelar acara.

“PSBM ini merupakan silaturahim di kalangan pelbagai unsur yang terdiri para tokoh-tokoh dan pebisnis di luar Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Kata Dia, yang menarik adalah pebisnis yang telah berhasil di luar Sulsel bisa melihat potensi atau peluang bisnis yang ada.

“Mereka bisa saling bertukar informasi atau komunikasi bisnis apakah diwadahi atau secara face to face,” jelas Karim.

Menarik untuk Anda:

Karim memandang perlunya PSBM lebih awal dirancang. Misalnya, siapa ketuanya, bagaimana programnya, bagaimana mempertemukan tokoh-tokoh yang sukses untuk berbagi pengalaman bisnis.

Kemudian, bagaimana para tokoh yang telah sukses ini bertukar pikiran untuk membangun bangsa ini, khususnya kampung halaman kita Sulawesi Selatan.

“Agar kegiatan ini berhasil tentu tidak bisa dirancang dalam waktu singkat. Artinya calon ketua PSBM sudah disiapkan pada saat penutupan acara. Para kandidat bisa menyampaikan visi dan misinya bila terpilih sebagai ketua,” jelas Karim yang juga Wakil Ketua Umum KKSS ini.

Terkait program PSBM sebelumnya yang belum terealisasi, Karim menjamin akan  membahas pada pertemuan nanti. Misalnya, kawasan ekonomi khusus kelanjutannya kemungkinan dibicarakan dengan gubernur untuk menindaklanjuti.

“Tentu saja akan ditambah dengan program yang dtelorkan pada PSBM ke-19 tahun ini,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Menteri KKP Edhy Ditangkap, Rocky Gerung Nilai Prabowo Subianto Tak Lagi Dibutuhkan Istana

Ikut Rombongan Edhy Prabowo, Ini Alasan Ngabalin Tak Diringkus KPK

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar