Peternak Ayam Kecamatan Libureng Tetap Bertahan di Masa Pandemi Covid-19, Mahasiswa Polbangtan Ikut Mendampingi

Mahasiswa Polbangtan Gowa Mendampingi Peternak di Masa Covid-19

Kegiatan pendampingan yang dilakukan mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa di tengah pandemi virus covid-19 untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung serta mampu memberikan konstribusi yang positif bagi petani dan peternak dalam meningkatkan kesejahteraan.

Firda, mahasiswa Polbangtan Gowa melakukan kegiatan pendampingan dengan mewawancarai kelompok tani dan pemilik kandang yaitu Pak Nasrun selaku peternak di Desa Bune, Kacamatan Libureng, Kabupaten Bone (19/5) dengan luas kandang 4 x 2 m mampu menampung 25 ekor ayam. Kegiatan pendampingan yang dilakukan yakni membantu peternak memberikan pakan dan minum pada ayam petelur.

Pengembangan usaha sektor peternakan khususnya peternakan ayam ras petelur merupakan usaha yang memiliki potensi yang cukup pesat. Usaha peternakan ayam petelur memberikan peranan sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani pada masyarakat dan berbagai keperluan industri khususnya pangan. Berdasarkan proyeksi, penduduk Indonesia tahun 2015 mencapai lebih dari 255 jutajiwa (BPS, 2014), maka kebutuhan protein hewani dapat dipastikan akan terjadi peningkatan dan hal ini memberi peluang besar bagi usaha peternakan ayam petelur sebagai penghasil telur yang merupakan sumber protein hewani.

Ayam ras petelur merupakan ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya (Ensminger, 1992) dan salah satu jenis ayam yang paling banyak dipelihara oleh peternak (UNI). 

Dalam pemeliharaannya, sangat ditentukan oleh faktor pakan, dimana kandungan nutrisi pada pakan harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi tiap fase pertumbuhan ayam petelur. Pada fase kedua berawal dari umur 8-20 minggu, ayam perlu dipelihara di bawah manajemen pakan yang terkontrol dengan sangat teliti, untuk menghindari peternakan ayam dari berat badan yang tidak sesuai.

Baca juga:

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan bahwa dirinya memastikan kemanan semua produksi ayam sudah memiliki standar layak dan kualitas yang terjamin. Menurutnya, pakan lokal untuk petelur juga tidak menggunakan jagung sebagai langkah menekan impor

Masyarakat di sekitaran desa banyak memiliki usaha peternakan utamanya pada peternakan ayam petelur, usaha ini banyak di kembangkan di kalangan masyarakat karena memiliki pendapatan atau hasil yang cukup baik untuk kebutuhan dan juga saat ini kebutuhan konsumen terhadap telur ayam meningkat, maka dari itu saya sebagai mahasiswa ingin terjun langsung mendampingi peternak untuk mengetahui dan mempelajari lebih dalam tentang dunia peternakan “ujar firda.

Generasi muda atau saat ini bisa disebut pemuda milenial menjadi penentu kemajuan pertanian di masa depan. Estafet petani selanjutnya adalah pada pundak generasi muda, mereka mempunyai inovasi dan gagasan kreatif yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan pertanian.

Hal itu diutarakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Prof. Dr. Dedi Nursyamsi.

“Ini sebagai tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Menteri Pertanian bahwa pada tahun 2019 ini pemerintah tengah fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, ke depan akan lebih ditingkatkan lagi untuk menciptakan SDM profesional melalui pendidikan dan pelatihan di sektor pertanian. Selain itu kemajuan teknologi dan era pertanian 4.0 menuntut kami untuk fokus pada penyiapan SDM yang siap bersaing dan menciptakan SDM profesional di sektor pertanian,” tutur Dedi.

Dedi juga menyampaikan bahwa membangun pertanian memang amat penting. Terlebih di era revolusi industri yang keempat ini atau biasa disebut juga Industri 4.0. Revolusi industri ini ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomatis yang terintegrasi dengan jaringan internet.

Sektor pertanian perlu beradaptasi dengan teknologi 4.0 untuk menjawab tantangan. ke depan. Pasalnya, pertanian tak mungkin bisa mencukupi kebutuhan penduduk yang terus bertambah tanpa teknologi. Ini juga yang jadi gagasan Bapak Presiden Jokowi. (UNY)

Komentar

Rekomendasi

STIE Nobel Indonesia Bakal Gelar Serial Webinar Kewirausahaan

Mahasiswa dan Petani Panen Jagung di Gowa, Bukti Aktfitas Pertanian Tidak Berhenti, Stok Pangan Terjaga

Masa LFH dimanfaatkan Mahasiswa Polbangtan bersama Petani Laksanakan Kegiatan “Mangubbu Padi”

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Kegiatan Pendampingan Petani untuk Mengasah Keterampilan dan Keahlian Lapangan

Di Masa Pandemi, Mahasiswa Turut Andil Menjaga Ketersediaan Pangan. Masa LFH Aktif Bantu Petani

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar