Terkini.id, Makassar – Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin mengajak pada mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) untuk turut mengembangkan budidaya komoditi holtikultura seperti tanaman pisang.
Lahan yang tidak produktif dapat diberdayakan dan dijadikan sumber penghasilan utama.
Hal itu disampaikan Bahtiar pada seminar nasional yang mengangkat tema Inovasi Kolaborasi yang Inklusif Menuju Sumber Daya Manusia Unggul dan Kompetitif, di Unibos Kota Makassar, Rabu 4 Oktober 2023.
“Kami mengajak perguruan tinggi, khususnya mahasiswa Universitas Bosowa untuk turut mengembangkan budidaya pisang. Berdayakan lahan tidur menjadi produktif,” kata Bahtiar di hadapan 400 mahasiswa Unibos.
Pj Gubernur Bahtiar menjelaskan, penduduk Sulsel sekitar 9 juta jiwa punya potensi Sumber Daya Alam (SDA) melimpah untuk dikelola secara baik dan berkelanjutan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di daerah ini.
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sulsel, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
“Sulawesi Selatan punya SDA yang melimpah sehingga mesti ditunjang dengan SDM yang profesional dari beragam profesi dapat diberdayakan untuk meningkatkan produktifitas potensi SDA di daerah ini,” ujarnya saat menghadiri serangkaian kegiatan Dies Natalis ke 37 Tahun Universitas Bosowa (Unibos).
Jika menelisik catatan sejarah, kata dia, Sulsel dulu semasa Pemerintahan Hindia Belanda disebut Jong Celebes, punya catatan sejarah sebagai pusat dagang dunia.
Hal ini tercermin dari meningkatnya lalu lintas barang melalui jalur laut Selat Makassar meliputi Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar dan Pelabuhan Nusantara di Kota Parepare. Di masa datang, perlu dikembangkan jalur laut melalui Teluk Bone.
“Dulu Jong Celebes sebagai pusat dagang dunia ditandai lalu lintas barang melalui Selat Makassar, maka di masa datang dikembangkan lalu lintas barang melalui Teluk Bone,” paparnya.
Ia menambahkan, sampai saat ini nikel dan komoditi biota laut seperti ikan dan udang menjadi komoditi ekspor unggulan yang mampu menopang perekonomian Sulsel, yang tumbuh diatas 5 persen pada triwulan ketiga tahun 2023.
“Biota laut dan Nikel menjadi komoditi unggulan ekspor daerah ini, kita berharap ke depan tanaman holtikultura melalui budidaya pisang juga menjadi komoditi ekspor unggulan,” paparnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
