Pj Wali Kota Makassar Rapat Terbatas dengan Jokowi, Ini yang Dibahas

Pj Wali Kota Makassar
Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menghadiri rapat terbatas yang digelar oleh Sekretariat Negara Republik Indonesia di Istana Negara

Terkini.id, Makassar – Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menghadiri rapat terbatas yang digelar oleh Sekretariat Negara Republik Indonesia di Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Juli 2019.

Rapat yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut membahas sejauh mana tindak lanjut dan perkembangan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kabupaten/kota.

Usai rapat, Iqbal mengatakan ada dua hal yang menjadi pembahasan dalam rapat terbatas, khususnya terkait kendala yang dihadapi kabupaten/kota dalam penerapan PLTSa.

“Dalam rapat ini presiden menjelaskan mengenai per hitung yang mesti dilakukan PLN, yakni Rp 13 koma sekian per KWH, dalam pengoperasian PLTSa bukan berdasarkan keuntungan, melainkan untuk pembersihan sampah di kota dan kabupaten,” ucapnya.

Iqbal: Banyak daerah tidak berani mengambil kebijakan karena takut persoalan hukum

Demikian pula dengan tipping fee atau biaya pengelolaan sampah, menurut Iqbal banyak daerah tidak berani mengambil kebijakan karena takut persoalan hukum padahal payung hukumnya sudah diatur dalam Peraturaan Presiden

Menarik untuk Anda:

“Misalkan biaya pengelolaan sampah di Jawa Timur yang cukup hanya Rp 150 untuk daerah lain bisa menerapkan itu, karena biayanya cukup murah apalagi dasar hukum jelas yakni¬† Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan pada 12 April 2018,” terangnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Update 11 Agustus, Segini Jumlah Kasus Covid-19 di Makassar

Alumni Smansa 94 Makassar Berduka Cita

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar