Terkini.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman menjenguk korban penyerangan pada asrama mahasiswa yang kini tengah menjalani perawatan pada RSUP Wahidin Sudirohusodo dan Rumah Sakit Pelamonia, Selasa 30 November 2021.
Andi Sudirman pun berbincang dengan korban berinisial AR di RS Wahidin dan korban MAS di RS Pelamonia. Mereka didampingi oleh orang tuanya. Ia pun meminta agar pihak keluarga fokus untuk proses kesembuhan anaknya. Serta memberikan bantuan santunan dan paket buah.
“Sabar ki ibu, fokus saja untuk kesehatannya (korban). Jangan pikir yang lain. Insyaallah saya akan utus Dinas Kesehatan untuk memantau proses pemulihan selama di RS,” ujar Andi Sudirman kepada keluarga korban.
Usai mengunjungi korban, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa kondisi kedua korban butuh perhatian serius. Apalagi mereka luka pada area tangan.
“Kita sudah lihat kondisi korban, kita sudah minta Dinas Kesehatan untuk tetap memantau kondisi korban. Sementara pihak kelurga sudah menyampaikan tidak ingin ada korban lagi dan menyerahkan semua kepada pihak berwajib,” ungkapnya.
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
- Sulsel Raih WTP, BPK Temukan Persoalan Keuangan Serta Soroti Utang Beban dan Dana Bagi Hasil Rp705 Miliar
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
- Pascakebakaran, RSUD Syekh Yusuf Dapat Suntikan Dana Rp1 Miliar dari Pemprov Sulsel
“Kejadian akan menjadi duka bagi keluarga dan kita semua yang memiliki rasa empati ketika keluarga berharap anaknya dapat menempuh pendidikan untuk menjadi harapan dan kebanggaan keluarga. Tangisan kedua orang tua korban menjadi pelajaran bagi semua bahwa kerugian akan kembali kepada kita semua dan ini terkait nama baik Sulsel secara keseluruhan,” tuturnya.
Ia pun meminta kepada keluarga untuk fokus pada proses penyembuhan korban.
“Kami sampaikan, jangan khawatir untuk biaya, Pemerintah (Provinsi Sulsel) akan bantu. Keluarga korban (MAS) juga menyampaikan mengenai pekerjaannya yang sementara magang di Pelindo. Tentu kita akan koordinasikan itu bersama Pelindo dan pihak kampus agar diberikan keringanan sampai sembuh. Jangan khawatir, Pemerintah Provinsi terbuka (pekerjaan) bagi yang bersangkutan,” pungkasnya.
“Kita harap ini tidak terjadi lagi. Karena akan merugikan banyak pihak, termasuk keluarga, bahkan masyarakat sekitar. Olehnya itu, kita harap mari sudahi, ini tidak ada sangkut-pautnya dengan organisasi maupun suku atau daerah, ini hanya oknum-oknum yang mengatasnamakan saja. Mari menjaga sikap saling sipakatau dan bersatu di tengah pandemi Covid-19 ini.
Kita harus mendukung kepolisian dalam mengusut kasus ini,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya terjadi penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) hingga mengakibatkan timbul korban luka yang terjadi pada Minggu 28 November 2021.
Selain timbul korban, kejadian ini juga mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas asrama pada dua asrama pelajar dan mahasiswa.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
