Masuk

Politikus Demokrat Janji Cium Kaki Jokowi Kalau Nanti…

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengatakan dirinya berjanji akan cium kaki Presiden Jokowi jika pemerintahannya dapat mewarisi APBN seperti tindakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di masa periode akhir jabatannya.

Hal ini diucapkan Jansen Sitindaon dalam acara Catatan Demokrasi tvOne yang digelar pada 21 September 2022.

“Kalau Pak SBY memberikan APBN kepada Pak Jokowi Rp 1.900 triliun, saya katakan kemarin 4 kali lipat, kalau nanti 2024 Pak Jokowi turun APBN bisa Rp 6.000 triliun, saya cium kaki Pak Jokowi!” ujar Jansen Sitindaon, dikutip terkini.id dari suara.com, Kamis 22 September 2022.

Baca Juga: Asrama Mahasiswa Nusantara Mulai Dibangun di Makassar

Jansen Sitindaon pada saat itu tidak terima ketika pemerintahan pada era SBY disebut jalan ditempat.

Perkataan tersebut dilontarkan oleh pengamat politik Boni Hargens yang berpendapat bahwa ketika SBY jadi kepala negara, pemerintahan Indonesia hanya menghabiskan waktu saja.

“Sepuluh tahun pemerintahan Pak SBY, Indonesia itu lari di tempat dan kita buang-buang umur,” kata Boni Hargens.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Jokowi Himbau Jangan Ada Gesekan Sosial dan Adu Domba Politik

Tidak terima dengan opini Boni Hargens, Jansen Sitindaon membalasnya dengan menyebutkan bahwa SBY berhasil menaikkan nilai APBN hingga lima kali lipat.

“2004 ketika Pak SBY pemerintahan dari Ibu Mega, APBN kita itu cuma Rp 400 triliun,” tutur Jansen Sitindaon.

“Di 2014, ketika Pak SBY turun, APBN kita sudah hampir Rp 2.000 triliun, Rp 1.800 sekian lah, artinya naik 4,5 sampai 5 kali lipat,” sambung Jansen Sitindaon.

Oleh karena itu Jansen Sitindaon berujar bahwa pemerintahan Jokowi tidak akan maju seperti sekarang jika SBY gagal dalam memimpin tanah air.

Baca Juga: Harapan Jokowi dalam Acara Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah

“Karena itulah kemarin saya bilang, kalau bergerak di tempat, nggak mungkin lah Indonesia masuk G20 yang sekarang di festivalisasi oleh Pak Jokowi. Memang bisa Pak Jokowi menjadi Presiden G20 (kalau tidak ada landasan dari era SBY)?” ucap Jansen Sitindaon.

Selanjutnya, Jansen Sitindaon meminta Presiden Jokowi untuk melakukan tindakan yang sama seperti SBY yaitu mewarisi APBN pada akhir masa jabatannya.

Sebagai informasi, dalam acara Rapimnas Partai Demokrat yang digelar pada Jumat 16 September 2022, AHY menyatakan pembangunan infrastruktur di Indonesia era pemerintahan Presiden Jokowi telah direncanakan sejak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden.

Oleh karena itu, AHY merasa heran mengapa sampai saat ini masih belum ada yang mengapresiasi SBY ataupun Partai Demokrat.

“Kadang-kadang saya speechless juga mengatakannya. Tapi kenapa sih, kita tidak kemudian mengatakan, terima kasih telah diletakkan landasan, telah dibangun 70 persen, 80 persen, sehingga kami tinggal 10 persen tinggal gunting pita. Terima kasih Demokrat, terima kasih SBY, begitu,” imbuh AHY.