Terkini.id, Jakarta – Sejumlah pihak menuding batalnya pemberangkatan haji Indonesia lantaran Arab Saudi enggan memberi kuota untuk RI.
Meskipun tudingan tersebut telah dibantah oleh Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, sejumlah pihak telah berspekulasi bahwa kuota haji tidak diberikan ke Indonesia karena perlakuan tidak adil terhadap Habib Rizieq Shihab.
Pendakwah, Haikal Hassan Baras mengungkapkan, baru pertama kalinya sejak ada NKRI, warga Indonesia tidak bisa pergi haji.
“Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman terhadap HRS?,” katanya melalui akun Twitter Haikal_hassan pada Jumat, 24 Juni 2021.
“Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah MURNI alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?” tambahnya.
- Deklarasi Anti Islamophobia, Denny Siregar: Yang Suka Ngadu Domba Elu, Sekarang Teriak Umat Islam Harus Bersatu
- Hidayat Nur Wahid dan Slamet Maarif Dukung GNAI, Warganet: Menjual Ayat Agama Akan Terulang
- Giring Sebut Anies Mainkan Politik Identitas Polemik Perubahan 22 Nama Jalan, Hidayat Nur Wahid Pasang Badan!
- Menpora Izinkan Israel Bertanding Dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia, Hidayat Nur Wahid: Israel Tidak Menghormati Bung Karno
- Heboh! PKS Usung Raffi Ahmad di Pilpres 2024?
Isu calon jemaah Indonesia tidak bisa menunaikan ibadah haji 2021 mulai ramai setelah Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan daftar negara yang boleh masuk ke negara mereka.
Sementara itu, Pada Kamis, 3 Juni 2021, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan bahwa Indonesia tidak akan memberangkatkan jemaah dalam penyelenggaran ibadah haji 1442 H/2021 M.
Meski begitu, beberapa pihak menilai itu tidak ada kaitannya dengan HRS.
Politikus Partai PKS, Hidayat Nur Wahid, menilai HRS tidak ada hubungannya karena tahun lalu HRS masih di Saudi (belum bermasalah dan ditahan polisi), tapi calon haji Indonesia tetap tidak berangkat.
“Soal pemberangkatan haji tidak ada hubungannya dg HRS. Tahun yg lalu sebelum HRS pulang ke Indonesia, kerajaan Saudi juga punya keputusan, dan pemerintah Indonesia tidak bisa memberangkatkan calhaj dari Indonesia. Mestinya tahun ini tidak terulang;tak bisa berangkatkn calon Haji,” tulis Hidayat lewat akun Twitternya.
Pengamat Minta Pemerintah Minta Bantuan HRS
Sementara itu, pengamat politik Muslim Arbi seperti dikutip dari suaranasionaldotcom, Kamis 3 Juni 2021 mengungkapkan, Jokowi harusnya meminta bantuan Habib Rizieq Shihab (HRS) untuk melobi Kerajaan Arab Saudi agar bisa memberangkatkan calon jamah haji Indonesia.
“Tahun 2021 kemungkinan besar, Indonesia tidak memberangkatkan haji karena Saudi tidak mengijinkan. Harusnya Presiden Jokowi meminta bantuan HRS untuk melobi Saudi agar haji Indonesia bisa berangkat,” kata
Menurut Muslim, HRS mempunyai jaringan yang sangat baik dengan beberapa pejabat di Arab Saudi terlebih lagi pernah kuliah di Universitas King Saud.
“Beberapa alumni Universitas King Saud Arab Saudi yang menjadi teman HRS menjadi pejabat di sana. HRS juga bisa dimanfaatkan untuk melobi ulama Saudi agar Indonesia bisa memberangkatkan haji,” papar Muslim.
Muslim mengatakan, pemerintah Jokowi juga menstigma negatif HRS dan memenjarakan serta membunuh pengikutnya.
“Kerajaan Saudi sendiri mengetahui perlakuan Pemerintahan Jokowi terhadap HRS,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
